Home Internasional Tentara Revolusioner Kolombia Deklarasikan Pemberontakan

Tentara Revolusioner Kolombia Deklarasikan Pemberontakan

Bogota, Gatra.com - Pemimpin Tentara Rakyat Revolusioner Kolombia (FARC), Ivan Marquez mendeklarasikan pemberontakan bersenjata, Jumat (30/8). Dilansir AFP, bersama gerilyawan lainnya, Marquez menolak perjanjian damai dengan pemerintah Kolombia.

Sebuah video di YouTube memperlihatkan Marquez mengenakan seragam militer berwarna hijau saat mendeklarasikan pemberontakan. FARC sendiri sebetulnya sudah dibubarkan pemerintah Kolombia beberapa waktu lalu. Marquez menyebut pemberontakan ini sebagai gerakan revolusioner jilid 2.

"Kami mengumumkan kepada dunia bahwa revolusi jilid kedua telah dimulai," kata Marquez dalam video itu.

Dalam video berdurasi 32 menit itu, Marquez muncul di hutan Kolombia diapit oleh 17 pria dan wanita yang memegang senapan. Di belakang mereka ada spanduk kuning FARC.

Marquez mengatakan, pemerintah telah mengingkari perjanjian. Pemerintah secara sepihak mengubah kata-katanya dan gagal memberikan jaminan hukum bagi mantan pejuang.

"Semua ini memaksa kami untuk kembali ke lapangan. Kami tidak pernah kalah secara ideologis. Karena itu, pertarungan berlanjut. Kami akan bergabung dengan kawan-kawan yang belum melipat bendera mereka," ujar Marquez.

Menanggapi hal itu, Presiden konservatif Kolombia, Ivan Duque menegaskan bakal menerjunkan tentara khusus untuk memburu Marquez. Menurutnya, Marquez didukung oleh Presiden sosialis Venezuela Nicolas Maduro.

"Ini pengumuman yang sangat mengkhawatirkan. Tidak ada kejutan bagi pemerintah nasional. Orang-orang ini sudah menjelaskan, dengan perilaku mereka, bahwa mereka berpaling dari perjanjian damai. Kita akan lawan," katanya.

436