Home Politik Pendukung Revisi UU KPK Melempari Gedung KPK dengan Batu

Pendukung Revisi UU KPK Melempari Gedung KPK dengan Batu

Jakarta, Gatra.com - Demonstrasi para pendukung Revisi UU KPK berakhir ricuh setelah provokasi orator demo yang mengajak pendemo melepas kain hitam yang menutupi logo KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Dari pantaun Gatra.com, para pendemo dari tiga aliansi berbeda yang berjumlah 300 orang ini adalah orang-orang yang hampir sama dengan para pendemo yang beberapa hari ini dilakukan di depan Gedung KPK.

Demo yang dimulai usai salat Jumat ini awalnya dilangsungkan dengan aman. Namun para pendemo mulai memanas ketika mulai merusak dan membakar karangan bunga pendukung KPK di halaman Gedung. Saat polisi berupaya memadamkan sisa karangan bunga orator memprovokasi pendemo untuk mencopot kain hitam penutup logo KPK.

Para pendemo yang terprovokasi mulai merangsek untuk masuk ke depan lobi Gedung KPK. Meski sudah dicegat oleh pihak kepolisian, salah seorang pendemo berhasil masuk dan melepas penutup logo KPK sehingga membuat polisi mengamankannya. Hal ini membuat para pendemo lain terpancing emosinya dan mulai melempari Gedung KPK.

Para oknum pendemo mulai melempari Gedung dengan berbagai benda termasuk batu. Para pegawai mulai kocar-kacir menyelamatkan diri masuk ke dalam Gedung KPK. Beberapa pegawai KPK pun sempat terpancing emosi dengan ulah para pendemo.

Untuk mengurai kericuhan polisi mulai menembakkan gas air mata. Hal ini berhasil membuat para pendemo menjauh. Namun beberapa menit berselang para pendemo kembali lagi kedepan Gedung dan berteriak-teriak memanggil para pegawai KPK.

Ricuh yang berlangsung sekitar satu jam lebih ini akhirnya berhasil diredam oleh pihak kepolisian dan para pendemo mulai membubarkan diri. Kapolsek Setiabudi juga turun tangan dan berdiskusi dengan pihak KPK.

Deputi bidang pencegahan KPK, Pahala Nainggolan yang sempat turun melihat situasi enggan memberikan komentar. Sementara pihak KPK belum memberikan tanggapan dan berencana menggelar konferensi pers sore atau malam ini.

152