Home Ekonomi Pasar Rakyat Rp7 Miliar Dinilai Tak Bermanfaat

Pasar Rakyat Rp7 Miliar Dinilai Tak Bermanfaat

Merangin, Gatra.com – Pasar rakyat tipe A yang berdiri megah di pusat Kota Bangko menjadi pemandangan yang hampir setiap hari disaksikan masyarakat. Sayangnya bangunan megah yang digelontorkan lewat anggaran Kementerian Perdagangan sebesar Rp7 miliar ternyata tidak berpenghuni dan hanya dibiarkan kosong tanpa pedagang yang berjualan di sana.

Tentu saja bangunan yang mestinya menjadi pusat perdagangan masyarakat Merangin malah tidak bermanfaat sehingga banyak tudingan miring masyarakat Merangin terkait dengan pasar rakyat.

“Percuma saja dibangun megah tapi tidak ada manfaatnya. Katanya pasar rakyat tapi ini tidak pro rakyat, lebih baik dijadikan bangunan lain saja daripada mubazir,” kata Idir, salah satu pedagang yang dijumpai Gatra.com, Selasa (17/9).

Selama ini bangunan yang megah dibangun tahun 2016 lalu dengan dana miliaran rupiah, tidak pernah diisi pedagang apalagi setiap blok yang di buat juga sangat kecil sehingga tidak tepat untuk berjualan di los yang dibangun.

“Los bangunannya saja sangat kecil. Di dalamnya sempit bagaimana bisa berjualan, belum lagi di dalam bangunan pasar cuma dijadikan lokasi kencing saja,” ucapnya lagi.

Berbeda lagi yang disampaikan Ijal, warga Pasar Baru mengatakan bahwa pasar rakyat akan ramai saat malam hari dan dijadikan tempat tidur anak-anak punk.

“Pasar ini akan ramai saat malam hari, di dalamnya banyak anak-anak punk yang sering tidur di sini, jadi apa gunanya dibangun kalau tidak ada manfaatnya bagi masyarakat Merangin,” ujarnya.

Sementara itu, pantauan Gatra.com, dari puluhan jumlah los yang ada di pasar rakyat, kosong tak berpenghuni.

1014