Home Hukum Polisi Terus Dalami Kasus Meninggalnya Mahasiswa Fisip Unila

Polisi Terus Dalami Kasus Meninggalnya Mahasiswa Fisip Unila

133

Bandar Lampung, Gatra.com - Polres Pesawaran terus memperdalam kasus meninggalnya Aga Trias Tahta (19), mahasiswa jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) saat mengikuti pendidikan dasar (diksar) UKM Cakrawala beberapa waktu lalu.

”17 orang saksi sudah dimintai keterangan dari total 19 saksi, merupakan panitia dan dua orang alumni,” ujar Kapolres Pesawaran AKBP Popon A.S kepada wartawan, Senin, (7/10).

Popon mengatakan dari seluruh saksi yang dimintai keterangan oleh pihaknya semuanya kooperatif, sementara 2 orang saksi lainya berhalangan hadir. Dari hasil pemeriksaan, Popon mengatakan penyidik sudah memiliki bahan yang dibutuhkan untuk melanjutkan ke gelar perkara.

Usai pemeriksaan para saksi tersebut, menurut Popon kemungkinan pihaknya juga akan meminta keterangan pihak Fakultas dan Universitas. “Dari keterangan saksi, akan kami lihat sejauhmana peran pihak kampus, mungkin dalam hal izin ” lanjutnya.

Sementara itu, akibat kasus meninggalnya Aga Trias Tahta, pihak dekanat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Lampung menyatakan telah membekukan aktifitas Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) Pecinta Alam Cakrawala sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

“Kami sudah buat surat keputusan untuk pemberhentian sementara UKM Cakrawala, ini sebagai tanggung jawab, juga pembelajaran untuk yang lain agar tidak terulang lagi, ” ujar Dekan Fisip Unila Dr Syarief Makhya kepada wartawan, Senin, (7/10).

Sebelumnya seorang mahasiswa jurusan Sosiologi FISIP Universitas Lampung meninggal dunia saat mengikuti pendidikan dasar (diksar) UKM Pecinta Alam Cakrawala. Peristiwa itu terjadi pada 29 September 2019.

Saat itu UKM Pecinta Alam Cakrawala melakukan kegiatan dalam rangka peningkatan kemampuan fisik sejak 25 September 2019 di daerah Turbin Dusun Cikoak, Desa Tanjung Agung, Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

 

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS