Home Politik Kontainer di Pelabuhan Tanjung Emas Bersih, Bukti Kepatuhan

Kontainer di Pelabuhan Tanjung Emas Bersih, Bukti Kepatuhan

Jakarta, Gatra.com - Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan hingga 30 Oktober, sembilan kontainer asal Eropa dan Yaman masuk dan tiba di Tanjung Emas Semarang. Saat diidentifikasi, kesembilan kontainer ini dinyatakan bersih dan tidak tercampur sampah ataupun limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah dah Limbah B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rosa Vivien Ratnawati mengatakan bahwa kesembilan kontainer yang berada di Pelabuhan Tanjung Emas merupakan bukti bahwa negara luar dapat mematuhi aturan Indonesia.

"Banyak pihak industri yang mengatakan pada saya bahwa tak mungkin kontainer itu bersih dan tidak tercampur oleh limbah B3, tetapi kita bisa lihat sembilan kontainer itu bersih. [Ini] menjadi bukti bahwa negara lain dapat mematuhi aturan yang diterapkan Indonesia," ujarnya saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (31/10).

Selain faktor tersebut, Vivien menyatakan, sembilan kontainer yang bersih tersebut adalah dampak dari sikap Pemerintah Indonesia yang tegas dan tidak main-main untuk melakukan reekspor sampah apabila melanggar aturan. Melalui sikap yang tegas tersebut, lanjutnya, importir akan berhati-hati dan menaati aturan.

"Aturannya yang bisa masuk ke Indonesia adalah bahan baku daur ulang dan tidak tercampur limbah B3 seperti jarum suntik, kondom, atau pampers. Apabila importir menyelundupkan sampah seperti itu dalam kontainernya, tentu akan kita tindak tegas dengan reekspor sampai ke negara asalnya," katanya.

127