Home Ekonomi Tokped Punya 6,6 Juta Pedagang, 100 persen UKM Lokal

Tokped Punya 6,6 Juta Pedagang, 100 persen UKM Lokal

Jakarta, Gatra.com - Chief Executive Officer (CEO) Tokopedia William Tanuwijaya mengatakan, penjualan barang yang ada di platform Tokopedia, 100% berasal dari UMKM lokal. Menurutnya, Tokopedia bukanlah toko daring yang menjual produk cross border, sehingga harus dibedakan antara UMKM dan ekspor-impor. 

"Kalau UKM Indonesia ada yang menjual [beberapa] barang impor, contohnya handphone industri lokal yang belum cukup kuat, misalkan pedagang di Roxy, Mangga Dua, mereka adalah UMKM," kata William ditemui di Kantor Menteri Koperasi dan UMKM, Jakarta, Senin (4/11). 

Tentunya, kata William, para pedagang tersebut juga harus dibantu agar bisa menguatkan industri dalam negeri. Namun, di sisi lain, UMKM yang menjual barang impor juga harus diperhatikan, agar dapat tumbuh dengan sehat. "Ini kan mereka UMKM juga, hanya saja menjual produk dari impor. Kita kuatkan juga dong," ujarnya. 

Di sisi lain, William menyatakan, saat bermitra dengan pelaku UMKM, Tokopedia tidak hanya fokus dari sisi kuantitas tetapi juga berkonsentrasi pada kualitas. Penyebabnya, dengan total 6,6 juta pelapak di platform Tokopedia, mereka mampu berkontribusi terhadap 1,5% perekonomian nasional. Perkiraan tahun ini, transaksinya mencapai angka Rp222 triliun. 

"Ekonomi Indonesia US$1 triliun. Tahun depan bisa ditingkatkan menjadi 2% dari PDB kontribusinya," ungkapnya.

Menurutnya, bisnis e-commerce potensinya masih sangat besar, bahkan kontribusinya bisa mencapai 4% sampai 5% dari PDB. Tokopedia berupaya memfasilitasi dari sisi permodalan dan infrastruktur. 

"Jadi kami akan buat gudang-gudang pintar di seluruh Indonesia, jadi pengusaha di Aceh bisa mendistribusikan barang ke seluruh Indonesia, dengan relatif harga yang rendah. Jadi dia bisa menyewa gudang sesuai kebutuhan," katanya. 

55