Home Kesehatan Penderita Vitiligo Wajib Gunakan Tabir Surya. Ini Alasannya!

Penderita Vitiligo Wajib Gunakan Tabir Surya. Ini Alasannya!

Jakarta, Gatra.com - Penyakit tidak menular ini dapat menurunkan kepercayaan diri bahkan kerap membuat penderitanya mengalami depresi. Ditandai kemunculan bercak putih pada kulit, hal ini menyebabkan penderitanya merasa berbeda dengan orang pada umumnya. Vitiligo, mengapa seseorang dapat terkena penyakit ini dan apa saja penyebabnya?

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Ronny Handoko, SpKK menuturkan bahwa warna kulit, rambut dan mata ditentukan oleh pigmen melanin. Pada penyakit vitiligo, sel-sel yang membentuk melanin tersebut berhenti berfungsi atau mati, sehingga menyebabkan bercak putih pada kulit. 

Untuk mengobatinya, Ronny menyarankan penderita vitiligo agar melakukan terapi medis. Mereka diwajibkan menggunakan tabir surya dengan tingkat minimal Sun Protector Factor-50 (SPF-50). SPF yang tinggi ini membantu pasien terlindungi dari sinar matahari dan anti air (waterproof).

"Kulit orang yang terkena vitiligo memang tidak sensitif terhadap suhu tetapi justru dengan matahari. Sebab, melanin kan yang memproteksi kulit dari matahari. Makanya harus pakai tabir surya karena melaninnya mati," katanya  saat seminar media di Aroma Sedap, Jakarta Pusat, Rabu (20/11).

Ia menjelaskan, ketika kulit virtiligo terus terpapar oleh sinar matahari, jangka panjangnya dapat menyebankan kanker kulit karena tidak adanya sel-sel yang melanin yang menjaganya.

Selain menggunakan tabir surya, dokter ini menganjurkan pasien vitiligo untuk memakai baju lengan panjang. Selain itu, menggunakan kaca mata hitam apabila menyerang area dekat mata dan jangan berdiri langsung di bawah sinar matahari.

"Penderita vitiligo juga harus menghindari cairan kimia kuat yang mengandung venol. Misalnya, cairan untuk membersihkan rumah, kosmetik, serta cat rambut yang memiliki kandungan venolnya. Cairan venol ini bisa memperburuk dan memperbesar kondisi vitiligo," tuturnya.

1707