Home Kebencanaan Kepala BNPB: Masih Ada Masyarakat Tidak Memperhatikan Safety

Kepala BNPB: Masih Ada Masyarakat Tidak Memperhatikan Safety

Jakarta, Gatra.com- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo menuturkan, masyarakat masih belum memiliki kesadaran untuk memperhatikan keselamatan diri. Padahal, BNPB sudah beberapa kali memberikan peringatan akan potensi bencana.

“Saat itu kami sudah sampaikan [kepada masyarakat] yang terdampak banjir. [Volume] air sudah mengenang sangat tinggi, tetapi masyarakat masih enggan mengungsi. Saat air semakin tinggi, mereka baru minta dievakuasi. Katanya, itu sudah tugas BNPB,”tuturnya saat rapat dengan Komisi V DPR RI, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Doni mengatakan, keterlambatan kesadaran akan safety menyulitkan pekerjaan BNPB. Persoalannya, ada beberapa titik bencana yang perlu diatasi.

Ia menjelaskan beberapa kendala seperti luasnya medan dan Sumber Daya Alam (SDA) yang terbatas. Selain itu, terdapat nelayan tetap berlayar dan mengabaikan cuaca.

“ Terbatasnya personel,ada dari BNPB dan Pemda. Dalam waktu 22 hari, Basarnas melakukan 153 Operasi SAR. Dari 122 bencana, hal ini persentasenya naik. [Dari seluruh jenis kebencanaan] di seluruh tanah air [meliputi] orang tenggelam, orang hilang, bunuh diri, dan penambangan illegal,” katanya.

Berdasarkan catatan BNPB, terdapat peningkatan jumlah korban selamat. [Tim SAR menjalankan tugas dengan] lancar dan berhasil. Dari 153 Operasi SAR, terdapat 38 Operasi SAR terkait arus mudik. [Sedangkan] 21 kecelakaan transportasi darat dan 2 kecelakaan kapal. [Contohnya saat] operasi kapal Putra Kembar, alhamdulillah bisa dievakuasi. Kedua, Wisata Aditya, Sembilan orang bisa diselamatkan,” ucap Doni.

83