Home Kesehatan Cegah Covid-19, Pemkot Surabaya Semprot Disinfektan ke Jalan

Cegah Covid-19, Pemkot Surabaya Semprot Disinfektan ke Jalan

Surabaya, Gatra.com - Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya mulai bergerilya mensterilkan sejumlah tempat di sudut-sudut kota. Sejak tiga hari lalu, pemkot sudah menyemprotkan cairan disinfektan di pinggir jalan, sejumlah sekolah dan taman.

Pemkot mengerahkan sejumlah petugas dari BPD Linmas, Satpol PP, Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup, dan Dinas Sosial. Mereka menyemprot di tempat-tempat tersebut dengan berbekal 100 alat semprot dan ratusan liter cairan disinfektan.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, penyemprotan disinfektan dilakukan di sepanjang jalan Kedungdoro pada hari ini (17/3) mulai pukul 13.00 WIB. Alasannya, banyak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang jalan tersebut.

"Karena banyak, maksudnya, mungkin (para PKL) buang (sampahnya) nggak bersih. Meskipun, beberapa kali saya lewat, mereka sekarang sudah mulai bersih," kata Risma di kediaman wali kota Surabaya, Selasa (17/3).

Baca juga: Pemkot Surabaya Gratiskan Pengobatan Pasien Corona

Tidak hanya di sepanjang jalan Kedungdoro. Risma mengatakan, penyemprotan hari ini juga dilakukan di tempat lain. Terutama, di tempat dengan tingkat keramaian tinggi dan kawasan padat penduduk.

Ada 98 titik yang menjadi sasaran penyemprotan disinfektan. Risma mengatakan, telah menambah sejumlah peralatan dan cairan disinfektan agar penyemprotan di 98 titik tersebut dapat cepat diselesaikan.

"Berikutnya, kami juga terus pasang wastafel dan hand sanitizer. Juga (pasang wastafel dan hand sanitizer) di bus DAMRI," kata Risma.

Rencananya, lanjut Risma, pihaknya juga akan membagi hand sanitizer kepada operator kendaraan angkutan kota lainnya. Hanya saja, dirinya mengaku sedang mengupayakan hal itu karena stok bahan baku disinfektan dan hand sanitizer yang mulai menipis.

Menurutnya, upaya sterilisasi tersebut akan terus dilakukan hingga ada pengumuman resmi dari pemerintah pusat. Yakni, jika memang Surabaya sudah dinyatakan aman dari wabah Covid-19.

Ditanya soal kabar bahwa ada warga Surabaya yang positif terinfeksi Covid-19, Risma mengaku belum mendapat informasi tersebut. Meski demikian, dia menegaskan akan terus melaksanakan upaya sterilisasi tersebut.

"Nanti saya akan minta bantuan dari pemerintah pusat untuk menyampaikan kondisinya. Saya tidak berani menyimpulkan sendiri. Karena tidak boleh ceroboh," tutur wali kota yang juga menjabat sebagai President ASPAC itu.

288