Home Kesehatan Tanggap Corona, LLDikti Wilayah X Racik Hand Sanitizer

Tanggap Corona, LLDikti Wilayah X Racik Hand Sanitizer

Padang, Gatra.com - Kelangkaan hand sanitizer akibat wabah virus corona akhir-akhir ini, membuat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah X mengambil langkah meracik antiseptik itu sesuai standar World Health Organization (WHO).

Peracikan hand sanitizer tersebut hanya membutuhkan waktu 10 menit. Namun produk hasil racikan tersebut tidak untuk diperjual-belikan. Melainkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam menyikapi kelangkaan produk antiseptik itu.

"Kita tidak menjualnya hanya untuk kebutuhan kita sehari-hari, di kantor dan di rumah," ujar Kepala LLDikti Wilayah X, Herri kepada Gatra.com.

Menurut Herri, Laboratorium LLDikti Wilayah X tidak hanya meracik hand sanitizer, tapi juga berhasil membuat disinfektan. Produk-produk racikan serupa bukan barang asing bagi pihaknya. Pasalnya tim laboratorium setempat memang dikhususkan untuk eksperimen beragam penelitian.

Pernyataan itu dibenarkan Tim Analisis Laboratorium LLDikti Wilayah X, Irna Humairah, bahwa pihaknya hanya butuh waktu 10 menit untuk meracik antiseptik siap pakai. Hand sanitizer yang dihasilkan juga lembut, lembab di tangan, tidak menyengat, serta beraroma lemon yang cocok bagi siapapun.

Selain itu, bahan-bahan yang diracik banyak dijual apotek seperti: ethanol, gliserin, hidrogen peroksida, serta ekstrak minyak atsiri jeruk untuk meminimalisir bau kandungan alkohol. Antiseptik yang dihasilkan bahkan sudah sesuai standar WHO, dengan jumlah kandungan alkoholnya lebih dari 70 persen.

"Jadi hand sanitizer yang kita hasilkan, tidak panas di tangan, tetapi menjaga kelembaban kulit, serta beraroma jeruk," terang Irna.

Bagi masyarakat yang ingin merasakan serta mendapatkan antiseptik racikan LLDikti ini, pihaknya bersedia meracik. Asalkan segala bahan-bahan yang dibutuhkan dibawa ke Labor LLDikti Wilayah X yang berlokasi di Kota Padang. Apalagi mereka memahami keresahan masyarakat yang saat ini kesulitan mendapatkan hand sanitizer itu.

Tim Laboratorium LLDikti Wilayah X ini turut diapresiasi Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit. Cairan tersebut dianggap sangat bermanfaat bagi masyarakat, sehingga ikut membantu Pemprov Sumbar mencegah penyebaran corona virus disease (Covid-19) yang semakin mengkhawatirkan.

Nasrul mengakui, akhir-akhir ini masyarakat kesulitan mendapatkan antiseptik. Dengan adanya produk hand sanitizer dari Laboratorium LLDikti ini, tentu bisa dimanfaatkan masyarakat Sumbar. Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat tidak panik atas kelangkaan hand sanitizer belakangan ini.

"Meskipun produk ini belum dijual atau diproduksi secara massal, tapi ini sudah bisa membantu masyarakat. Selain LLDikti, Fakultas Kedokteran Unand, dan SMAK Padang juga memproduksi hal yang sama," tukas Nasrul.

160