Home Kebencanaan MAJT Salurkan 1.400 Paket Sembako, Ini Kriteria Penerimanya

MAJT Salurkan 1.400 Paket Sembako, Ini Kriteria Penerimanya

Semarang, Gatra.com - Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) membagikan sebanyak tujuh ton beras kepada masyarakat terdampak Virus Corona atau Covid 19.

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo membagikan bantuan beras tersebut secara simbolis kepada lima orang perwakilan masyarakak penerima, di Aula Pelaksana Pengeloa (PP) MAJT di Jalan Gajah Raya, Semarang, Sabtu (2/5).

Hadir dalam penyerahan tersebut Ketua PP MAJT Prof. K.H Noor Achmad dan Ketua Satgas Peduli Covid-19 MAJT, Isdiyanto Isman.

Ketua PP MAJT Prof. K.H Noor Achmad, menyatakan sebagai bentuk kepedulian kepada sesame telah membentuk satuan tugas (Satgas) Peduli Covid-19 yang diketuai Isdiyanto Isman.

Dari pengumpulan donasi yang dilakukan Satgas terkumpul dana Rp51,1 juta yang dibelikan sebanyak empat ton beras, goody bag, dan operasional distribusi serta mendapatkan bantuan beras dari Gubernur Jawa Tengah.

“Tujuh ton beras tersebut kami kemas menjadi 1.400 paket masing-masing paket berisi lima kilogram beras,” kata Noor Achmad.

Beras tersebut dibagikan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di sekitar MAJT, para pedagang kaki lima, guru ngaji, marbot masjid di Kota Semarang, fakir miskin di sekitar pemukiman pengurus MAJT, dan jemaah pengajian ibu-ibu MAJT yang terdampak.

“Distribusikan dibagi dua tahap yakni Sabtu (2/5) sebanyak 1.000 paket beras dan tahap II akan dibagikan pada 16 Mei 2020 dengan masih memaksimalkan tambahan donasi dan bahan natura,” ujar Noor Achmad.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, menyambut baik langkah MAJT yang dengan semangat gotong royong turut serta membantu masyarakat terdampak Covid-19.

Akibat Covid-19, banyak warga Jateng yang mengalami krisis pangan akibat terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), dirumahkan, dan terhentinya aktivitas ekonomi.

“Langkah yang dilakukan MAJT semoga bisa terus dilanjutkan mengingat belum dapat diprediksi kapan berakhirnya wabah Covid-19,” ujar Ganjar.

Orang nomor satu di Jateng ini, berharap masyarakat disiplin mantaati protocol kesehatan dengan menjaga jarak, tinggal di rumah, menjaga kebersihan mencuci tangan menggunakan sabun, dan memakai masker bila ke luar rumah.

“Bila masyaraat disiplin mentaati protokol kesehatan ini, maka berdasarkan analisis diperkirakan Juni 2020 wabah Covid-19 sudah berakhir,” kata Ganjar.

79