Home Kebencanaan PKM Diperpanjang, Bansos di Kota Semarang Terus Digulirkan

PKM Diperpanjang, Bansos di Kota Semarang Terus Digulirkan

Semarang, Gatra.com – Bantuan sosial untuk warga terdampak pandemi Covid-19 terus digulirkan menyusul diberlakukannya perpanjangan pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Kota Semarang.

Diketahui, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memutuskan untuk melakukan perpanjangan PKM, menyusul munculnya tiga klaster baru penyebaran Covid-19 di Kota Semarang. Ketiga klaster itu adalah klaster pasar, klaster lembaga pendidikan dan klaster rumah sakit.

“Bantuan sosial akan terus digulirkan kepada masyarakat. Diharapkan dengan adanya bantuan tersebut, masyarakat dapat terus tertib, dan bahkan meningkatkan ketertibannya dalam menjalankan physical distancing selama pemberlakuan PKM di Kota Semarang,” katanya, disela-sela penyaluran bantuan paket sembako melalui Masjid Agung Kauman Kota Semarang, bersama Ketua Kadin Jawa Tengah, Kukrit Suryo Wicaksono, dan Ketua Perhimpunan INTI Jawa Tengah, Gouw Andy Siswanto Jumat (22/5).

Dia menyebutkan, pembagian sembako dari Pemerintah Kota Semarang, walaupun rencana awal hingga bulan Juni, namun jika diperlukan akan diupayakan juga ada di bulan Juli 2020.

"Kalau yang BST kan selama tiga kali, bulan ini sudah sekali, berarti masih ada dua kali lagi, yaitu bulan Juni dan Juli. Untuk di tempat kami juga mengikuti seperti itu, sembakonya Juni juga masih ada, Juli kalau dimungkinkan juga kami sudah alokasikan anggarannya," terang Hendi.

Sementara itu, dalam penyaluran bantuan sembako melalui Masjid Agung Kauman, disalurkan bantuan berupa 1,7 ton beras dan 100 dus mie instant.

Ketua Takmis Masjid Agung Kauman, Hanief Ismail mengatakan, selama pemberlakuan PKM, Masjid Agung Kauman Kota Semarang telah menerima 1.743 paket sembako dari berbagai pihak. Bantuan disalurkan kepada masyarakat di sekitar Masjid Agung Kauman yang terdampak pandemi Covid-19.

“Bantuan itu secara khusus diperuntukan untuk para santri dan guru ngaji di Kota Semarang,” ucapnya.

198