Home Politik Gibran Ingin Sowan, Purnomo Emoh Terlibat Pilkada

Gibran Ingin Sowan, Purnomo Emoh Terlibat Pilkada

Solo, Gatra.com - Bakal calon wali kota Solo dari PDI Perjuangan, Gibran Rakabuming Raka masih ingin bertemu dengan Achmad Purnomo. Gibran menilai Purnomo merupakan salah satu guru dan senior yang patut dihormati.

Hal ini disampaikan oleh Gibran, Rabu (29/7). Dirinya tetap ingin bertemu dengan Purnomo, meski Purnomo telah mengisyaratkan enggan bergabung dalam tim pemenangan pasangan Gibran dan Teguh Prakosa yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). "Saya sudah bilang, orang pertama yang tetap ingin saya sowani (datangi) setelah dari Semarang itu Pak Pur," ucap Gibran.

Baca juga: Siap Hadapi Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lengkapi Persyaratan

Dirinya masih akan menunggu hingga Purnomo siap untuk bertemu. Pasalnya saat ini Purnomo masih istirahat setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Gibran mengakui hingga kini dirinya belum berkomunikasi kembali dengan Purnomo. "Saya masih belum kontak lagi. Masih menunggu beliau istirahat dulu saja," ucap Gibran.

Gibran juga tak ingin membahas lebih lanjut terkait masuk tidaknya Purnomo dalam tim pemenangan. Pasalnya wewenang untuk memasukkan seseorang dalam tim pemenangan adalah kewenangan DPC PDIP Solo. "Saya manut (nurut) Pak Putut saja. Biar DPC yang menentukan," ucap Gibran.

Baca juga: PKS Solo Susun Koalisi Tandingi Gibran-Teguh

Purnomo sempat menyatakan tak ingin masuk dalam tim pemenangan Gibran-Teguh. Hal itu dikatakannya saat menjalani karantina mandiri sebagai pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Keputusannya ini telah disampaikan secara langsung pada Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo via aplikasi perpesanan Whatsapp.

"Saya sudah bilang ke Pak Rudy kalau saya tidak bersedia. Saya ingin istirahat dulu, tidak ingin terlibat dalam Pilkada," ucapnya.

Rencananya memasukkan Purnomo dalam tim pemenangan Gibran-Teguh ini disampaikan oleh Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo. Purnomo sempat menolak, lalu beberapa hari setelahnya dia menerima tawaran sebagai Dewan Penasehat dalam tim pemenangan pasangan Gibran-Teguh. Namun Purnomo menolak kembali saat dirinya menjalani karantina mandiri.

1068