Home Olahraga Bukit Ini Dikembangkan untuk Olahraga Dirgantara

Bukit Ini Dikembangkan untuk Olahraga Dirgantara

Banyumas, Gatra.com - Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, makin serius mengembangkan olahraga kedirgantaraan di Bukit Watu Kumpul, Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen. Sejumlah uji coba serta pengembangan kawasan tersebut telah dimulai sejak akhir Juli 2020 lalu.

Bupati Banyumas, Achmad Husein Bupati mengatakan, bukit yang terletak di perbatasan Desa Petahunan dengan Desa Cibangkong, Kecamatan Pekuncen saat ini menjadi lokasi baru pengembangan aero sport seperti paralayang maupun gantole. Aktivitas ini akan menjadi tawaran menarik bagi para pengunjung yang ingin menikmati keindahan alam dengan sensasi berbeda.

"Subhanallah, pemandangan saat naik paralayang terlihat begitu indah ciptaan Tuhan. Pemandangannya indah, Bikin nagih. Tapi di atas kurang lama karena anginnya sedang kurang bagus. Saya sudah mencoba paralayang tiga kali ini, tapi kalau di Watu Kumpul ini baru yang pertama kali," katanya usai menjajal olahraga paralayang di bukit Watu Kumpul, Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas Sabtu (8/8).

Husein sendiri mengaku tidak merasa takut ketika mencoba terbang paralayang. Dia mengaku sangat antusias dan mendukung penuh bukit Watu Kumpul menjadi tempat wisata sekaligus pengembangan olahraga kedirgantaraan seperti paralayang.

Oleh sebab itu, Bupati menghendaki adanya peningkatan sarana dan prasarana agar semakin menunjang olahraga paralayang di Banyumas. Sementara untuk pengembangan kawasan, pihaknya akan membuat dua titik untuk area pelatihan di sisi timur serta sisi barat khusus untuk wisata.

"Tanah ini adalah milik Perhutani Banyumas Barat dan perlu melakukan kerja sama dan perizinan terlebih dahulu. Paling ini sekitar Rp 500 juta, perbaikan sarana pengembangannya diantara lain pada bagian landasan dan sisi timur untuk pelatihan," ujarnya.

Dia mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat. Selain itu, KONI Banyumas diminta untuk mengumpulkan atlet paralayang serta menjaring bibit atlet yang berminat belajar olahraga tersebut.

Sementara itu, Ketua KONI Banyumas, Bambang Setiawan mengatakan, bukit tersebut memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata sekaligus fasilitas olahraga. Pihaknya berharap kawasan ini dapat menjadi lokasi sejumlah kejuaraan paralayang baik tingkat daerah, nasional maupun internasional.

"Saat ini sebetulnya terlalu pendek ya. Jadi, begitu terbang misalnya tidak jadi terbang ini agak susah untuk membatalkan, karena terlalu pendek. Kebetulan tadi anginnya bagus. Pak bupati tadi menyampaikan, nanti landasannya akan ditambah sekitar 37 meter dan 60 meter. Itu bisa untuk terbang 6 parasut sekaligus," jelasnya.

309