Home Info Satgas Covid-19 Mariska Ajak Masyarakat Tetap Produktif dan Patuhi Prokes

Mariska Ajak Masyarakat Tetap Produktif dan Patuhi Prokes

343

Jakarta, Gatra.com - Penyanyi Mariska Setiawan mengajak masyarakat termasuk pekerja seni untuk tetap produktif menghasilkan karya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Imbauan saya tetap patuhi protokol kesehatan, tetapi jangan takut dan jangan lumpuh, jangan berhenti berkarya karena pandemi," kata Mariska dihubungi via telepon pada Minggu (4/10).

Mariskan mengajak masyarakat termasuk para pekerja seni atau yang bergelut di bidang dunia kreativitas, ini berdasarkan hal-hal atau pengalaman yang dilakukannya sejak pandemi atau pagebluk Covid-19 melanda Tanah Air awal Maret lalu.

Ia berprinsip, pandemi tidak boleh menghentikannya untuk tetap berkarya atau beraktivitas dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes), seperti memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, dan lain-lain.

"Jangan takut dan jangan lumpuh, jangan berhenti berkarya atau jangan jadikan pandemi untuk teman-teman dari seni kreatif entah itu film maker, penyanyi, pemusik, penulis lagu [untuk tidak berkarya]," katanya.

Dara yang merupakan biduan musik klasik dengan suara sopran ini tak menampik bahwa dampak pandemi Covid-19 ini sangat berat, di antaranya pekerja seni atau seniman tidak bisa manggung dan juga membuat banyak orang kehilagan pekerjaan.

"Banyak yang kerja jadi open PO inilah, open PO itu, saya ngerti banget. Tapi jangan biarin pandemi ini membatasi kita untuk berkarya," ujarnya.

Menurutnya, dalam kondisi pagebluk virus corona jenis baru, SARS CoV-2 ini, semua orang dituntut lebih adaptif dan kreatif. Banyak cara untuk menyiasati agar tetap bisa berkarya sesuai bidangnya masing-masing.

"Banyak caranya dan enggak harus kita keluar rumah dan manggung di atas panggung baru bisa dapat duit, enggak juga. Kita bisa survive dengan cara kita masing-masing, jangan sampai dilimpuhkan oleh pandemi," ujarnya.

Menurutnya, tetap kreatif dan menghasilkan karya merupakan keniscayaan. "Cari cara baru. Kalau enggak bisa konser beneran, ya udah konser virtual. Kalau enggak bisa konser virtual, kita masih bisa latihan di rumah, masih memperbaiki diri, masih bisa ambil master kelas online, banyak kegitaan produktif walaupun itu enggak harus selling nyanyi, kerja di atas panggung gituh. Harus adaptif saja," ungkapnya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS