Home Hukum PDIP Berharap OTT Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna Hoaks

PDIP Berharap OTT Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna Hoaks

Bandung, Gatra.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih berharap informasi terkait OTT terhadap kader mereka yang menjabat sebagai Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan kabar palsu atau hoaks. 

Bendahara DPC PDIP Kota Cimahi, Purwanto mengatakan, pihaknya belum menerima informasi resmi sehingga berharap informasi terhadap Ajay juga menjabat Ketua DPC PDIP Kota Cimahi itu tidak benar. 

Dalam waktu dekat PDIP Cimahai akan menggelar rapat bersama jajaran pengurus partai. Ia mengaku baru mendengarnya lewat media.

"Kami masih belum percaya. Kami tidak mau berandai-andai, kami tetap berharap berita hoaks," ujar Purwanto, Jumat (27/11).

Purwanto yakin, Ajay amanah dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah. Jika memang benar, Purwanto berharap kejadian ini tidak memberatkan Ketua DPC PDIP Kota Cimahi tersebut.

"Kami yakin betul pimpinan kami menjalankan roda pemerintahan sesuai aturan yang ada," sebutnya.

Purwanto mengatakan sejauh ini belum berkomunikasi dengan Ajay terkait kabar OTT oleh KPK. "Saya belum ngontak. Ketemu terakhir itu sudah lama, ada sekitar 2 minggu lalu," tukasnya.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Cimahi, Achmad Zulkarnain mengatakan, imbas dari tertangkapnya Wali Kota Cimahi, agenda rapat paripurna APBD Kota Cimahi yang rencananya digelar hari ini terpaksa ditunda.

"Saya belum dapat informasi resmi, masih menunggu kejelasan. Sementara paripurna ditunda, kemungkinan besok," ujarnya.

Sebelumnya, Ajay dikabarkan terkena OTT KPK pada Jumat (27/11). Informasi yang dihimpun, penangkapan Ajay diduga terkait suap pembangunan Rumah Sakit Kasih Bunda.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri membenarkan terkait OTT tersebut. Menurutnya KPK juga menangkap beberapa pihak lain. Namun lembaga anti rasuah itu belum mengungkapkan siapa saja nama-nama yang terjaring dalam OTT. 

"Benar, KPK mengamankan beberapa pihak di wilayah bandung jawa barat. Perkembangannya nanti kami informasikan lebih lanjut," kata Ali kepada GATRA. 
 

946