Home Politik Tim Aman Minta Jangan Percaya Hitung Cepat Pilkada Medan

Tim Aman Minta Jangan Percaya Hitung Cepat Pilkada Medan

Medan, Gatra.com - Tim pemenangan pasangan Akhyar-Salman (Aman) meminta masyarakat jangan percaya hasil hitung cepat Pilkada Medan 2020 yang ditayangkan di sejumlah media Tv Nasional.

Imbauan Tim pemenangan Aman ini disampaikan juru bicara pasangan nomor urut satu, Gelmok  Samosir, dalam keterangan pers di Medan, Minggu (13/12).

Gelmok mengatakan, semua pihak jangan percaya dengan hitung cepat karena dinilai hanya menggiring opini publik terhadap kemenangan pasangan calon tertentu.

Menurutnya, hasil hitung lembaga survei tersebut juga diduga penuh dengan kejanggalan. Indikasinya, terlihat dari selisih perolehan suara antara pasangan nomor urut satu dan dua yang pergerakannya sangat jauh. Ia mengklaim bahwa faktanya hanya selisih tipis.

"Tim Aman masih menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Selanjutnya kita baru akan membuat sikap atas pelanggaran. Saat ini, tim advokasi, hukum, dan relawan Aman sedang menginventarisir pelanggaran dan kejahatan Pilkada yang diduga dilakukan terstruktur, sistematis, dan masif melibatkan aparatur dan mobilisasi kepala lingkungan," katanya.

Gelmok menambahkan, mobilisasi tersebut juga melibatkan Organisasi Kepemudaan (OKP). Tindakan yang dilakukan membagikan sembako dengan tujuan memenangkan pasangan tertentu.

Menurut Gelmok, ada juga temuan bahwa rendahnya warga menggunakan hak pilihnya karena banyak undangan yang tidak disalurkan. "Ada ditemukan ratusan undang memilih yang tidak dibagikan di salah satu rumah warga," ujarnya.

Tim Aman juga menemukan sejumlah keganjilan di berbagai TPS yang dimenangkan pasangan calon nomor dua. Karena di TPS tersebut rata-rata tingkat partisipasi pemilihnya mencapai 100%. Sementara tingkat kehadiran yang diperoleh tim Aman hanya sekitar 40%. 

"Tim Aman membuka posko pelanggaran Pilkada Medan. Warga yang memeroleh informasi pelanggaran, baik foto maupun video dapat menyerahkan ke tim Aman dengan tujuan agar menghasilkan Pilkada Medan yang sehat dan bermartabat," katanya.

Pilkada Medan tahun 2020 diikuti oleh dua pasangan calon wali kota. Calon Wali Kota Medan nomor urut 1 adalah petahana Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi. Adapun lawannya, paslon nomor urut 2, Bobby Nasution dan Aulia Rachman.

Sejumlah lembaga survei menyatakan pasangan Bobby dan Aulia menjadi pemenang di pemilihan pemimpin di Ibu Kota Sumatera Utara (Sumut) tersebut. 

1555