Home Info Satgas Covid-19 Cegah Covid-19, Kemenag dan PUPR Bangun Sanitasi di Ponpes

Cegah Covid-19, Kemenag dan PUPR Bangun Sanitasi di Ponpes

Cilacap, Gatra.com – Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memprogram pembangunan fasilitas sanitasi untuk meningkatkan kualitas kesehatan di pondok pesantren, dalam penanggulangan Covid-19 klaster pesantren di Kabupaten Cilacap pada 2021.

Kepala Seksi Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah Kemenag Cilacap, Banu Tolib Majid mengatakan sejauh ini ada 12 pesantren yang sudah disurvei oleh PUPR. 

Dia mengakui, angka ini masih jauh dari kebutuhan. Sebab, jumlah pesantren terdaftar di Cilacap mencapai 254 ponpes, dengan jumlah santri antara puluhan hingga ribuan orang.

“Nanti ada program yang memang dari PUPR, untuk pengadaan sanitasi oleh pondok-pondok pesantren. Dari PUPR, Kabupaten Cilacap yang sudah disurvei itu kelihatannya 12 ponpes. Kalau program pembangunan asrama, tidak ada,” katanya.

Peningkatan sanitasi ini merupakan salah satu program untuk pencegahan Covid-19. Disinyalir, tata kelola kesehatan pesantren, termasuk ketersediaan asrama dan sanitasi menyebabkan klaster pesantren terus bermunculan.

Namun tahun 2021 ini tak ada program bantuan pembangunan asrama, sebagaimana yang diusulkan. Dalam hal ini, kata Tolib, Kemenag Cilacap hanya sebagai pelaksana regulasi Kemenag pusat.

“Pemerintah sendiri harus hadir dan ini sudah dilakukan oleh kementerian pemerintah pusat. Tahun 2021 ini ada program yang pengerjaannya itu dilakukan bersama dengan Kementerian PUPR,” ujarnya.

Banu menambahkan, untuk mencegah penularan Covid-19, Kemenag menyarankan agar pesantren menerapkan pembelajaran daring. Namun, jika santri sudah berada di pesantren, maka pengasuh pesantren diminta untuk melakukan pembatasan ketat interaksi luar dengan tidak menggelar acara yang melibatkan orang banyak.

700