Home Info Satgas Covid-19 Hari ini, Ratusan Guru dan Tenaga Pendidik Terima Vaksin

Hari ini, Ratusan Guru dan Tenaga Pendidik Terima Vaksin

Jakarta, Gatra.com - Program vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah terus berjalan. Kali ini, program vaksinasi ditujukan untuk para Guru dan Tenaga Kependidikan resmi dilaksanakan. Seremonial penyelenggaraan vaksinasi pada Guru dan Tenaga Kependidikan ini pun akan resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo.

Seremonial vaksinasi pada sektor pendidikan ini resmi dilakukan bertempat di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 70 Jakarta. Sekitar 600 perwakilan Guru dan Tenaga Kependidikan pun ditargetkan akan mendapat vaksin periode hari ini. Sementara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim pun dijadwalkan menjadi tokoh pertama yang akan divaksin dalam sektor vaksin untuk pendidikan ini.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Iwan Syahril menyebut bahwa dirinya bersyukur pelaksanaan vaksinasi terhadap Guru dan Tenaga Kependidikan ini dilaksanakan dengan tempo yang singkat. Hal ini dipercayai akan mendukung pembelajaran di masa pandemi.

"Kami mendukung dan bersyukur, guru dan tenaga kependidikan sudah dijadikan prioritas untuk di vaksin. Ini juga termasuk guru madrasah, jadi ada 650 jumlah yang akan divaksin hari ini," jelas Iwan saat ditemui di lokasi Vaksinasi, SMA 70 Jakarta,Rabu (24/2).

Salah seorang guru yang telah hadir di SMA SMA Bogor Raya, Fransiska Susilawati mengatakan jika dia sangat menunggu kesempatan untuk divaksin. Dia pun merasa lega akan divaksin hari ini. Menurutnya vaksinisasi ini menjadi modal awal untuk kembali mengajar tatap muka di sekolah

"Iya sangat melegakan sekali. Apalagi kita kan diperbolehkan tatap muka. Jadi ini membangun kepercayaan diri untuk mengajar dan nantinya ketemu siswa kalai diizinkan," tuturnya

Program Vaksinasi Covid-19 saat ini udah memasuki tahap kedua dengan menyasar pelayan publik dan lansia. Sekitar 17 juta pelayan publik seperti guru, TNI, dan Polri siap divaksinasi pada fase ini. Adapun lebih dari 21 juta warga negara lanjut usia di atas 60 tahun mulai mendapatkan vaksinasi dosis pertama.