Home Ekonomi PLTU Tanjung Lalang Suplai Listrik di Pulau Sumatera

PLTU Tanjung Lalang Suplai Listrik di Pulau Sumatera

Tanjung Enim, Gatra.com - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Lalang di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), terus dikebut. Progres PLTU 8 Sumsel tersebut mencapai 72%.

“Dibangunnya PLTU Tanjung Lalang tersebut tentunya semakin membuktikan Sumsel merupakan lumbung energi nasional,” ujar Gubernur Sumsel, Herman Deru, saat meninjau progres pembangunan PLTU 8 Sumsel tersebut, Sabtu (13/3).

Menurutnya, pembangunan PLTU dengan kapasitas 2 x 660 megawatt oleh PT Bukit Asam yang bekerjasama dengan perusahaan asal Cina itu disebut-sebut merupakan yang terbesar, bahkan mampu menyuplai kebutuhan listrik di Pulau Sumatera.

“Bahkan, kita bisa menyuplai energi listrik kita ke pulau lain kalau jaringan listrik bawah laut telah tersedia. Itu akan menjadi satu-satunya kawasan ekonomi khusus energi yang di dalamnya juga akan memproduksi batubara menjadi gas dan hasil produksi lainnya dan ini yang pertama,” katanya.

Pemerintah provinsi setempat pun sangat mendukung terhadap pembangunan PLTU tersebut. Pasalnya, PLTU tersebut akan membawa dampak baik bagi wilayahnya.

“Tentunya, itu akan membawa dampak besar bagi pendapatan negara. Untuk daerah juga demikian berdampak langsung dengan terciptanya lapangan kerja baru. Pandemi ini saja, ada sekitar 3.000 tenaga kerja lokal terserap,” ujarya.

Kemudian, lanjutnya, dampak lainnya adalah akan menggeliatnya ekonomi baru sekitar kawasan PLTU tersebut. “Ya, mulai dari hal kecil seperti usaha makanan. Itu akan sangat membantu masyarakat sehingga ekonominya meningkat,” katanya.

Dijelaskannya, pembangunan PLTU tersebut ditarget akan rampung pada Maret 2022 mendatang. “Maret tahun depan itu (PLTU 8 Sumsel) sudah rampung (selesai). Sudah bisa mensuplai listrik juga,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Huadian Bukit Asam Power (HBAP), Dody Arsadian, mengatakan terhitung pada akhir Ferbruari 2021 lalu, progres pembangunan PLTU 8 Sumsel sudah lebih dari 50%.

“Sejauh ini tak ada kendala dalam pembangunannnya. Progresnya sudah sampai 72,6 persen. Mudah-mudahan, Maret 2022 nanti sudah siap digunakan,” katanya.

2203