Home Internasional China Setujui Vaksin COVID-19 Keempat secara Darurat

China Setujui Vaksin COVID-19 Keempat secara Darurat

Beijing, Gatra.com - China kembali menyetujui pengembangan vaksin COVID-19 baru yang keempat untuk penggunaan darurat. 

Hal tersebut diungkapkan kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Gao Fu.

Dikutip AP, Selasa (16/3), Institut Mikrobiologi Akademi Ilmu Pengetahuan China dalam sebuah pernyataan pada hari Senin menyebut Gao Fu, yang juga memimpin pengembangan vaksin subunit protein, telah mendapatkan persetujuan dari regulator China minggu lalu sebagai pengguna secara darurat.

Ini merupakan vaksin produksi lokal keempat yang diberikan persetujuan penggunaan darurat. China telah menyetujui empat vaksin yang dikembangkan oleh tiga perusahaan China untuk digunakan secara umum.

Vaksin tersebut dikembangkan bersama oleh Anhui Zhifei Longcom Biopharmacies dan Chinese Academy of Sciences. 

“Tim menyelesaikan uji klinis fase satu dan fase dua pada Oktober tahun lalu dan saat ini sedang melakukan uji coba fase terakhir di Uzbekistan, Pakistan dan Indonesia,” menurut pernyataan itu.

Vaksin tersebut disetujui untuk digunakan di Uzbekistan pada 1 Maret.

Vaksin subunit protein mirip dengan banyak vaksin lain yang telah disetujui secara global untuk melatih tubuh mengenali protein yang menutupi permukaan vaksin virus corona, meski perbedaannya terletak pada bagaimana ia “memberi sinyal” tubuh untuk mengenali protein tersebut.

Para ilmuwan menumbuhkan versi protein yang tidak berbahaya di dalam sel kemudian memurnikannya, sebelum dirakit menjadi vaksin dan disuntikkan.

Tidak ada informasi yang tersedia untuk umum di jurnal ilmiah peer-review tentang data uji klinis mengenai bagaimana kemanjuran atau keamanannya. 

Seorang juru bicara perusahaan mengatakan bahwa data tidak dapat dibagikan saat ini meski perusahaan secara aktif memberikan informasi tersebut kepada otoritas kesehatan setempat.

China dinilai lamban dalam memvaksinasi populasinya yang berjumlah 1,4 miliar orang, meski telah mengeluarkan empat vaksin yang disetujui untuk penggunaan umum. 

Menurut pejabat pemerintah pada konferensi pers pada hari Senin di Beijing, bahwa mereka telah memberikan 64,98 juta dosis vaksin.

China telah menargetkan apa yang dianggapnya prioritas vaksinasi sejauh ini, yaitu petugas kesehatan serta mereka yang bekerja di perbatasan atau di bea cukai, dan industri tertentu yang telah dipilih pemerintah.

Kelompok kedua, adalah orang tua dan orang-orang dengan kondisi yang sudah ada sebelumnya.

"Kami akan segera melakukan vaksinasi massal terhadap populasi yang relevan," kata wakil ketua Komisi Kesehatan Nasional, Li Bin, pada hari Senin.

Kantor Berita resmi China Xinhua melaporkan pada akhir pekan bahwa di lingkungan tertentu di Beijing, pusat kesehatan setempat mulai menawarkan vaksin kepada mereka yang berusia 60 tahun ke atas.

1138