Home Ekonomi Barenbang Naker: Pandemi Rusak Gambaran Baik Ketenagakerjaan

Barenbang Naker: Pandemi Rusak Gambaran Baik Ketenagakerjaan

Jakarta, Gatra.com - Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang Naker), Bambang Satrio Lelono mengatakan, pandemi Covid-19 merusak gambaran baik kondisi ketenagakerjaan Indonesia.

Padahal, dalam lima tahun terakhir sebelum pandemi, kinerja pembangunan ketenagakerjaan dinilai sangat bagus. Angka pengangguran berada di titik 4,99% atau hanya 6,88 juta orang saja.

"Ini baru pertama kalinya kita bisa menekan angka pengangguran hingga 4,99%. Meskipun kita juga tahu bahwa setiap tahun angkatan kerja tumbuh 2-3 juta," jelasnya dalam diskusi virtual pada Senin (3/5).

"Hanya dalam waktu enam bulan (setelah pandemi), ternyata ada peningkatan pengangguran 2,6 juta. Tingkat pengangguran menjadi 9,77 juta atau 7,07%," katanya.

Selain itu, sekitar 100 ribu pekerja UMKM juga terpaksa berhenti beroperasi akibat pandemi Covid-19 ini. Ditambah, 24 juta orang pekerja mengalami pengurangan jam kerja.

"Ini merupakan kondisi ketenagakerjaan yang sebenarnya cukup berat dalam rangka meningkatkan kinerja ekonomi. Kita juga harus bisa mengatasi berbagai masalah ketenagakerjaan yang lainnya," ucap Bambang.

Bahkan, pandemi Covid-19 juga bedampak pada tingkat kemiskinan yang terus naik. Berdasarkan data BPS di tahun 2019 lalu, angka kemiskinan berada di titik 9,22% atau sebanyak 24,79 juta orang. Angka ini naik 0,97% di tahun 2020 menjadi 10,19% atau 27,55 juta orang.


 

69