Home Kebencanaan Respons Kebakaran Kilang Pertamina, Air Bersih Dikirim ke Wilayah Terdampak

Respons Kebakaran Kilang Pertamina, Air Bersih Dikirim ke Wilayah Terdampak

Cilacap, Gatra.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Jawa Tengah memastikan tak ada permukiman yang terdampak langsung dalam insiden kebakaran di area pertangkian 39 Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap.

Namun, atas permintaan masyarakat dan Pertamina, BPBD mengirimkan bantuan air bersih untuk kawasan yang terdampak, yakni Kelurahan Kutawaru, Cilacap Tengah.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Tri Komara Sidhy mengatakan dalam insiden kebakaran tersebut, arah angin ke utara sehingga asap bahan bakar minyak membumbung di atas permukiman.

Asap tersebut kemudian jatuh terbawa air hujan sehingga mencemari sumur dan sumber air warga. Karena itu, BPBD mengirimkan bantuan air bersih pada Sabtu dan Minggu (12-13/6/2021), masing-masing dua tangki air bersih.

Dia menjelaskan, air bersih didistribukan ke sekitar 300 keluarga yang terdiri dari 900 jiwa, di RW 1, 9, 8, 11, 12 dan 13, Dusun Cigintung, Perkuyan dan Cimeyong, Kelurahan Kutawaru, Cilacap tengah, Cilacap.

“Untuk yang terdampak sekitar, itu mungkin pengaruh sekitar, karena rumah dan lingkungannya terdampak, akhirnya minta bantuan air bersih. Begitu saja. Yang minta bantuan air bersih ke BPBD itu Kutawaru,” ujarnya.

Tri Komara Sidhy mengungkapkan, jarak permukiman di Kelurahan terdampak kebakaran Kilang Pertamina Cilacap berkisar antara 2-5 kilometer. Sementara ini, masyarakat tidak ada yang dilaporkan terdampak secara langsung. Akan tetapi, pemantauan kesehatan langsung dilakukan oleh Puskesmas dan Dinas Kesehatan Cilacap.

“Efeknya sampai situ (pencemaran). Kalau asapnya itu jelas sampai perkampungan, hawa panasnya juga sampai ke perkampungan,” jelasnya.

1278