Home Info Satgas Covid-19 Bupati Temanggung Instruksikan ASN Belanja PKL Terdampak PPKM Darurat

Bupati Temanggung Instruksikan ASN Belanja PKL Terdampak PPKM Darurat

Temanggung, Gatra.com- Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq, menginstruksikan semua pegawai negeri sipil (PNS), untuk belanja di warung kaki lima. Pasalnya, sejak pandemi dan diterapkannya PPKM Darurat, sektor ini sangat terpukul. Upaya ini diharapkan mampu menolong pedagang yang terpuruk.

 

"Sektor kaki lima adalah salah satu tempat bergantung banyak penduduk, sehingga perlu diperkuat agar ekonomi sektor informal tetap bertahan. Sementara PNS itu ekonominya stabil tidak terpengaruh COVID, maka dalam keadaan sulit begini mereka harus perduli membantu pihak yang susah, salah satunya dengan belanja di kaki lima," katanya Sabtu (17/7/2021).

Permintaan Bupati HM Al Khadziq itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 012 Tahun 2021 tertanggal 16 Juli 2021. Isinya tentang gerakan peduli belanja bagi ASN, pegawai BUMD, Kepala Desa dan Perangkat Desa, di pedagang kaki lima (PKL), dalam masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.

"Dalam rangka mendukung kegiatan perekonomian masyarakat Kabupaten Temanggung, khususnya usaha sektor kecil dan menengah pada masa PPKM Darurat, Bupati mengeluarkan surat intruksi kepada seluruh seluruh pegawai negeri sipil (PNS), Pegawai BUMD, Kades, perangkat untuk belanja di pedangan kaki lima (PKL)," ujarnya Sabtu (17/7/2021) malam.

Belanja ini dengan ketentuan dibawa pulang tidak dimakan di tempat, dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Melalui cara ini diharapkan tercapai dua solusi, yakni perekonomian tetap berjalan namun tanpa meninggalkan prtokol kesehatan, sehingga paparan COVID-19 bisa ditekan.

Dalam situasi sekarang semua pihak prihatin dan ikut berkorban menahan diri demi keselamatan bersama dari virus. Baik pedagang kakilima, pengusaha, dokter, paramedis, umat beragama, pelaku seni, Satpol PP, Polisi, TNI, sopir angkot, tukang ojek, dan lain-lain semuanya ikut berkorban.

"Semua perlu saling menguatkan antara satu dan lainnya, harus saling mong-tinemong karena semua adalah korban dari situasi COVID ini. Kita sebagai pengendali momong pihak yang dikendalikan, dan saya pun minta kepada masyarakat juga untuk ngemong keadaan. Supaya tetap kondusif, aman terhindar dari bahaya COVID-19," katanya.