Home Politik Ratusan Tukik Dilepasliarkan di Lahan Konservasi Kalibuntu

Ratusan Tukik Dilepasliarkan di Lahan Konservasi Kalibuntu

Kebumen, Gatra.com- Perairan Kalibuntu, Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah adalah satu-satunya pusat konservasi penyu yang dijaga oleh warga setempat. Hampir tiap bulan, selalu ada yang melepaskliarkan anak penyu atau tukik untuk menjaga hewan dilindungi itu punah.
 
Salah satu yang sering melepas tukik di Kalibuntu adalah Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, yang hari ini, Jumat (6/8) kembali melepaskan tukik. Sekitar 500 anak penyu berusia 2-3 minggu itu dilepas agar hidup di habitatnya dan berkembang biak.
 
"Alhamdulillah hari ini kita kembali melepaskan ratusan tukik.  Wilayah konservasi penyu ini menjadi salah satu perhatian pemerintah dan akan terus dilestarikan serta dijaga keberlangsungannya untuk keseimbangan alam," kata Arif usai acara pelepasliaran tukik. 
 
Tempat konservasi penyu ini juga bisa menjadi wisata edukasi bagi anak muda tentang bagaimana bisa menjaga alam dengan baik. "Tempat konservasi penyu Kalibuntu ini bisa menjadi laboratorium pembelajaran yang baik untuk masyarakat Kabupaten Kebumen. Tentang bagaimana cara hidup pemyu mulai dari bertelur, menetas, kemudian dilepaskan lagi, sampai penyu ini migrasi ke sebrang lautan, lalu balik lagi ke tempat asalnya dan bertelur," terang Arif.
 
Walaupun menjadi tempat konservasi penyu, wilayah ini rencananya juga akan dijadikan kawasan industri perikanan berkonsep shrimp estate lumbung udang. Namun demikian, bupati memastikan seluruh lahan konservasi tidak akan terganggu. 
 
"Kawasan Kalibuntu ini akan kami tingkatkan lagi potensi wisatanya. Akan kami padukan antara lahan konservasi penyu dan shrimp estate sehingga menjafi tempat wisata yang menarik," pungkasnya.
1102