Home Kesehatan 33 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Akan Datang 2 Minggu Ini

33 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Akan Datang 2 Minggu Ini

Jakarta, Gatra.com - Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin mengatakan akan ada sekitar 33 juta dosis vaksin COVID-19 untuk dua minggu ke depan. Di mana di minggu keempat terdapat 19.550.900 atau sekitar 19,5 juta dan di minggu kelima ada 13.865.860 atau sekitar 13,8 juta dosis vaksin COVID-19 di bulan Agustus 2021.

"Di minggu keempat ini kita akan datang 19,5 juta [dosis vaksin] ya. Jadi banyak sekali yang akan bisa datang di minggu ini. Dan minggu kelimanya akan datang 13 juta [dosis vaksin]," tuturnya, melalui Zoom dalam keterangan persnya secara virtual bertajuk "Update Ketersediaan Vaksin di Indonesia", yang disiarkan langsung lewat kanal YouTube Kementerian Kesehatan RI pada Selasa, (24/8).

"Memang tadinya kita coba dorong, tapi jadwalnya memang sangat bergantung kepada produsennya ya," tambah Budi.

Ia mengatakan mungkin mereka membutuhkan maksimal 3 hari untuk melakukan redressing, ijin-ijin dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan lain sebagainya. Setelah itu, kemudian mereka akan langsung mengirimkannya.

Sebelumnya, kata Budi, mereka telah menerima 12.054.200 atau 12 juta dosis vaksin COVID-19 pada minggu pertama Agustus 2021. Adapun di minggu kedua dan ketiga mereka juga mendapatkan 9.560.000 atau 9.5 juta dosis dan 12.578.280 atau 12.5 juta dosis vaksin.

Ia pun mengatakan pada bulan September 2021 mendatang, Indonesia akan menerima lebih banyak lagi vaksin COVID-19 yaitu 80.717.720 atau sekitar 80.7 juta dosis. Rinciannya adalah 23.328.000 atau 23,3 juta vaksin produksi Bio Farma, 25 juta vaksin jadi Sinovac dari Cina, 19.366.980 atau sekitar 19.3 juta vaksin Covax/Gavi multilateral, 5.383.400 atau sekitar 5.3 juta vaksin AstraZeneca, 7.139.340 atau sekitar 7.1 juta vaksin Pfizer dan 500 ribu vaksin dari Grant bilateral.

"Jadi September ini saya rasa akan menjadi titik di mana kita akan mendapat vaksin lebih banyak. Oleh karena itu, rakyat Indonesia, pemerintah daerah enggak usah khawatir," ucapnya.

"Kita pasti akan kirimkan cukup banyak ke daerah-daerah minggu ini dan minggu depan, memang kami minta tolong agar distribusinya dari pemerintah daerah sampai titik terakhir ke kabupaten/kota dipastikan lancar. Karna memang kita di pusat akan mendistribusikannya sampai provinsi. Nanti provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota yang akan mendistribusikan sampai titik-titik terakhir," imbuh Budi.

Ia menambahkan, untuk membantu transparansinya, mereka akan memasang data mengenai stok-stok vaksin yang ada di masing-masing kabupaten/kota melalui website atau situs vaksin.kemkes.go.id. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui stok vaksin tersebut di masing-masing kabupaten/kota.

142