Home Hukum Terungkap! Begini Nasib Tenaga Kesehatan yang Hilang dalam Serangan TPNPB-OPM di Kiwirok, Papua

Terungkap! Begini Nasib Tenaga Kesehatan yang Hilang dalam Serangan TPNPB-OPM di Kiwirok, Papua

Kiwirok, Papua, Gatra.com- Kelompok yang menamakan dirinya Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) akhirnya mengungkapkan kondisi tenaga kesehatan yang hilang pasca serbuan dan pembakaran Puskesmas. "Satu orang Mantri yang hilang itu sekarang sama-sama di Markas TPNPB-OPM Ngalum Kupel. Atas Nama Gerald Sokoy. Benar masih di markas. Nanti akan serahkan kepada pemerintah daerah atau pihak keluarga dalam Minggu ini," kata Sebby Sambom juru bicara TPNPB-OPM menirukan laporan dari lapangan.

Di samping menyampaikan kondisi nakes yang hilang, Markas Kiwi juga melaporkan bahwa kontak tembak kembali terjadi pagi ini di Distrik Kiwirok. "Mulai pukul 06:45 pagi (waktu Papua) sampai sekarang masih berlanjut," katanya. Kontak tembak terjadi antara Pasukan TPNPB-OPM Kodap 15 Ngalum Kupel dibawah pimpinan panglima 'Brigjen' Lamek A Taplo dengan Pasukan TNI-POLRI.

Mereka juga mengklaim telah menembak mati anggota TNI-Polri dalam baku tembak tersebut. "Satu anggota TNI tewas tertembak peluru pasukan TPNPB dalam kontak senjata hari ini pagi di Kiwirok, Papua," lapornya. Hingga saat ini mereka mengklaim telah menembak 10 anggota TNI-Polri. Tentunya klaim ini tidak bisa diverifikasi secara independen di lapangan.

Mereka juga melaporkan bahwa mereka telah bertahan delapan hari. "Dan hari ini (18/9) helikopter TNI ada mendarat di Kiwirok. Baru ada tembak. Waktu perang lalu kami sudah tembak pasukan TNI 10 orang anggota dan dokter 1 orang, perawat 3 orang," katanya.

Menurut pihak TNI-Polri helikopter tersebut untuk mengevakuasi nakes korban serbuan KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua. Mereka dievakuasi ke Jayapura.

2098