Home Hukum Perang di Intan Jaya, Kekuatan TPNPB-OPM 36 Pucuk Senjata

Perang di Intan Jaya, Kekuatan TPNPB-OPM 36 Pucuk Senjata

Intan Jaya, Gatra.com- Perang masih berlansung di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Kelompok yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim TNI-Polri mengebom rumah warga. Sementara, TNI-Polri mengtakan bahwa yang membakar rumah warga adalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) -sebutan aparat keamanan untuk kelompok TPNPB-OPM- karena terdesak.

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM menyatakan per 31 Oktober 2021, telah menerima laporan resmi dari Pimpinan TPNPB Komando Daerah Pertahanan (Kodap) VIII Intan Jaya bahwa TNI Polri masih melakukan serangan di wilayah pemukiman warga di Kabupaten Intan Jaya, Papua. "Dan hal ini dilaporkan langsung oleh komandan operasi yang pimpin perang yaitu Undius Kogeya kepada Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM," kata Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom.

Berdasarkan laporan itu pimpinan TPNPB-OPM di Intan Jaya, maka Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM mengumumkan melalui Siaran Pers pada ]31 Oktober 2021 yaitu tentang info singkat dari masyarakat pengungsi Intan Jaya. "TNI Polri menggunakan bom Basoka menyerang tanpa henti mulai pukul sepuluh malam hingga pukul tujuh pagi," kata Sebby.

Masyarakat Intan Jaya meninggalkan kampung mereka. "Mereka mengungsi ke daerah-daerah aman dan gereja Katolik Agapa," katanya.

Sementara itu, Undius Kogeya komandan operasi TPNPB-OPM di Intan Jaya melaporkan bahwa pihaknya tidak ada korban. "Menyampaikan bahwa kami mulai bunyi tembakan namun belum ada korban dari pihak kami TPNPB OPM. (Kami tidak bisa) Pastikan apakah TNI Polri kena atau tidak," kata Undius dalam laporannya.

Undius Kogeya menyampaikan sejak awal dimana kami bunyi tembakan pada 24/10 hingga saat ini masih terjadi perang. "Hingga saat ini kami masih perang," katanya.

Undius juga merilis nama-nama pimpinan perang di Intan Jaya di bawah komandonya yaitu: Enos Tipagau, Lucky Abu Kasar Kogoya, Apele Kobogou, Daniel Kogoya, Dami Tipagau, Aven Kobogau, Lewis Kogoya, Agus Kobogu, Tony Tabuni, Januaris Nambagani, Karel Tipagau, Ayon Yagani dan Antena Bagau. "Mulai buka penembakan hari Minggu tanggal 24 Oktober, tempatnya pos Debatuga sampai Mamba ujung dengan jantung kota masih penembakan. Demikian laporan berapa pimpinan," katanya.

"Dan gunakan 36 senjata kita perang Intan Jaya, demikian atas nama Allah atas nama tanah. Demikian menyatakan saya perang ini, atas nama saya punya bapa pahlawan Simon Kogoya beberapa pimpinan sepakat," kata Undius Kogoya.

16050