Home Regional BNPB: Banjir Bandang di Batu Bukan Karena Faktor Cuaca Saja

BNPB: Banjir Bandang di Batu Bukan Karena Faktor Cuaca Saja

345
Batu, Gatra.com - Banjir bandang yang menerjang Kota Batu, Jawa Timur, pada Kamis (4/11), dinilai tak hanya dipicu oleh faktor cuaca semata. Hasil survey udara yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Walikota Batu dan jajaran Forkompimda ditemukan beberapa data visual yang menunjukkan adanya titik-titik longsor di sepanjang tebing alur lembah sungai di wilayah hulu.
 
"Pengamatan visual dari heli yang terbang rendah menemukan adanya enam alur lembah sungai yang setiap sisinya sangat terjal, tidak dilindungi oleh vegetasi yang rapat dan memiliki akar yang kuat," ujar PLT Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (7/11).
 
Abdul mengatakan hujan yang turun pada hari kejadian, berintensitas tinggi. Kondisi tersebut akan memicu terjadinya longsoran-longsoran yang kemudian terkumpul dan membentuk bendungan alam yang menutup alur air.
 
Longsoran ini tidak hanya menutup alur alir dengan material tanah longsoran, tetapi juga dengan pohon-pohon yang tumbang terbawa material longsor, ucap Abdul.
 
Abdul mengingatkan masih banyak terlihat pohon-pohon tumbang di lokasi bekas longsoran di hulu. Oleh sebab itu diperlukan adanya susur sungai dengan instansi yang berpengalaman seperti TNI, Polri, Basarnas. Menurutnya, hal itu menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan guna melihat di mana saja titik-titik potensi sumbatan atau bendung alam di wilayah hulu.
 
Kegiatan susur sungai ini harus diikuti dengan pembersihan sisa-sisa pohon tumbang di wilayah hulu, sebab hal itu masih berpotensi menghambat atau membendung aliran.
 
BNPB juga merekomendasikan agar wilayah lereng tebing atau kawasan kebun semusim lainnya ditanami dengan jenis vegetasi yang keras dan berakar kuat. Sehingga dapat mengikat tanah dan mencegah terjadinya longsoran.
 
Menanggapi rekomendasi tersebut, Pemerintah Kota Batu  merencanakan susur sungai sebagai rencana jangka pendek dalam upaya mitigasi. Hal tersebut bertujuan guna melihat beberapa titik lokasi yang berpotensi menjadi sumbatan aliran air oleh berbagai hal seperti puing sampah maupun potongan kayu.
 
"Dalam waktu dekat yang harus kita lakukan adalah susur sungai. Untuk membersihkan material yang ada di situ, agar supaya ketika turun hujan tidak menjadi hambatan air untuk mengalir," jelas Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.
 
Pemerintah Kota Batu juga akan mengevakuasi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana banjir bandang ketika terjadi hujan deras dalam waktu yang lama sebagaimana rekomendasi BNPB Kami juga akan melindungi masyarakat dari banjir bandang ini dengan cepat mengevakuasi warga ketika ada hujan deras dalam waktu dan intensitas skala yang lama, kata Dewanti.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS