Home Sumbagsel Sebar 50 Bibit Guna Pulihkan Eks Lahan Gambut Terbakar

Sebar 50 Bibit Guna Pulihkan Eks Lahan Gambut Terbakar

1051

Musi Banyuasing, Gatra.com - Pemulihan lahan gambut pasca kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Musi Banyuasin provinsi Sumsel beberapa tahun silam terus dilakukan. Termasuk melibatkan pihak perusahaan salah satunya PT Global Alam Lestari (GAL). Perusahaan yang berada di Desa Muara Merang Kecamatan Bayung Lencir tersebut ikut serta merehabilitasi lahan gambut yang sempat terbakar hebat pada 2015 lalu.

Manager Produksi Carbon PT GAL Zainuddin mengatakan, tersedia sekira 50 ribu bibit pohon Meranti di PT GAL, selain itu Pohon Pulai, Gelam, Mersawa, Uya-uya, dan Pohon Tembesu. "Kawasan ini terakhir terbakar tahun 2015, kemudian dilakukan upaya pemulihan, dengan penanaman pohon, bloking kanal untuk menaikkan tinggi muka air," ujarnya dalam kunjungan kerja Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muba Beni Hernedi SIP untuk melakukan penanaman bibit pohon di Areal Konsesi , Minggu (14/11/2021).

Kemudian upaya pemulihan pun berhasil, pohon sudah tumbuh dengan baik ditambah dengan tata air yang bagus. Dengan demikian satwa juga hidup dengan baik karena habitatnya akan semakin baik. "Satwa-satwa yang ada disini diantaranya harimau, beruang matahari, trenggiling, landak, siamang, dan rusa," jelasnya.

Sementara dalam kesempatan tersebut Plt Bupati Muba Beni Hernedi berharap rehabilitasi lahan gambut seperti yang dilakukan PT GAL dapat diikuti perusahaan lain yang beroperasi dalam Kabupaten Muba khususnya perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan, untuk pemulihan lahan gambut dan kebakaran hutan dapat ditanggulingi.

"Kita apresiasi apresiasi langkah pihak PT GAL, yang terpenting tata perbaikan air sehingga kerusakan lahan gambut lebih cepat diatasi, dan kebakaran hutan bisa ditanggulangi," jelasnya.

Lanjutnya sebagai kabupaten yang memiliki luasan gambut sangat besar dan masuk 5 besar yang memiliki lahan gambut di Indonesia. Pemerintah Kabupaten Muba memiliki visi agar gambut tetap berfungsi sebagaimana mestinya, sebagai konservasi tinggi. Terutama terkait penanggulangan karhutla yang menjadi tantangan Kabupaten Muba.

"Alhamdulillah hari ini kita berkunjung ke perusahaan pemegang izin menyimpan dan menyerap Carbon PT Global Alam Lestari, yang konsennya memproteksi lahan gambut ini yang kaitannya memproduksi karbon," ungkapnya.

Untuk itu dikatakannya, pihaknya sangat mendukung perusahaan tersebut, yang memang telah memiliki progres kerja sangat baik, menekan angka karhutlah bahkan zero kebakaran di wilayah kerjanya.

"Oleh karenanya kepada PT GAL kami juga berharap dapat mengedepankan pemberdayaan masyarakat sekitar untuk bersama-sama menerima manfaat dari keberadaan perusahaan ini," terangnya.


 

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS