Home Regional Purbalingga Punya Desa Digital, Pelayanan Administrasi Jadi Cepat

Purbalingga Punya Desa Digital, Pelayanan Administrasi Jadi Cepat

Purbalingga, Gatra.com - Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, mulai menggenjot program digitalisasi pelayanan. Terutama untuk melayani administrasi kependudukan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pelosok desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermasdes) Kabupaten Purbalingga, Pandi mengatakan, program ini bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil), Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Purbalingga. Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan administrasi kepada masyarakat khususnya administrasi kependudukan agar lebih mudah.

"Seluruhnya lebih cepat melalui layanan online," katanya, melalui keterangan pers, Kamis (30/12).

Dia mengatakan, untuk menyiapkan sumber daya, pihaknya menggelar pelatihan Optima (Online Pelayanan Gratis Masyarakat) kepada 239 perangkat desa dan kelurahan yang difasilitasi Dindukcapil. Hal ini juga sekaligus meningkatkan kapasitas petugas pelayanan adminduk di masing-masing desa dan kelurahan.

Adapun Dinpermasdes bekerja sama dengan Dindukcapil dan Dinkominfo untuk pemantauan dan pendampingan dalam pelaksanaan digitalisasi agar secara bertahap. 

Salah satu desa yang sudah melakukan pelayanan adminduk secara online adalah Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar. Diharapkan pada saatnya semua desa/kelurahan bisa melaksanakan pelayanan adminduk secara daring.

"Saat ini pengelolaan keuangan desa sudah dilakukan dengan Siskeudes online serta Siswaskeudes online yang diharapkan akan mempermudah kita dalam pendampingan pengawasan sehingga sehingga pelaksanaan pengelolaan keuangan di desa bisa tertib dan lancar," ungkap Pandi.

Kepala Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Tofik mengungkapkan pihaknya memanfaatkan website desa sebagai sarana sosialisasi dan membagikan informasi tentang kegiatan pemerintahan desa, pembangunan, kemasyarakatan kepada masyarakat. 

Di saat pandemi Covid-19 desa menciptakan layanan mandiri melalui aplikasi pada gawai untuk membuat surat keterangan secara daring.

"Disamping untuk membuat surat-surat, di sana juga bisa melihat apa yang sudah dilakukan pemerintah desa," katanya.

Dia menjelaskan, selain laman resmi milih Pemdes Karanganyar, pihaknya juga mengembangkan sejumlah aplikasi seperti Siskeudes yang meliputi sistem keuangan desa, peta digital (gambaran spasial desa) serta Kampung Bakul yang dapat mewadahi promosi dan pemasaran usaha masyarakat.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi menjelaskan, pemerintah dituntut untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, dimana berbagai pelayanan bisa diakses dengan mudah-murah-cepat. Pemanfaatan teknologi bisa menjadi alternatif solusi di tengah keterbatasan anggaran dan SDM untuk meningkatkan pelayanan masyarakat.

"Semoga program desa digital ini akan menambah semangat para kades di wilayah untuk berinovasi demi kemajuan desa. Mudah-mudahan apa yang sudah dilakukan Desa Karanganyar bisa merambah ke desa-desa lain sehingga bisa mendukung Purbalingga menjadi inovatif, informatif dan menerapkan Smart City. Implementasi teknologi tidak hanya lingkup kabupaten tapi juga desa," jelasnya.

260