Home Ekonomi Komisi VII DPR: Kita Tak Bisa Seketika Loncat ke Energi Non Fosil

Komisi VII DPR: Kita Tak Bisa Seketika Loncat ke Energi Non Fosil

Jakarta, Gatra.com - Anggota Komisi VII DPR RI, Eddy Soeparno, menyatakan bahwa tak mudah bagi Indonesia untuk segera beralih ke energi non-fosil dalam waktu dekat. Saat ini Indonesia masih memanfaatkan batu bara sebagai sumber energi listrik.

“Kita harus sadari bahwa nggak mungkin Indonesia loncat (cepat) dari yang basisnya fosil ke non-fosil,” kata Eddy dalam sebuah diskusi publik yang digelar Rabu, (26/1).

Eddy bercermin kepada negara tetangga, Australia. Menurutnya, Negeri Kangguru yang sudah ramah lingkungan itu sekali pun masih tetap memproduksi batu bara, apalagi Indonesia.

Eddy menyebut ke depan, Indonesia masih akan mengembangkan energi fosil. Energi terbarukan juga akan ikut serta dikembangkan. Menurutnya, Indonesia kaya akan potensi geothermal.

“Kita kembangkan juga carbon capture. Supaya apa? Kita tetap bisa menggunakan fosil, tetapi kita sudah memiliki teknologi untuk meng-capture emisi karbonnya. Saya yakin semakin lama, teknologinya akan semakin terjangkau,” kata Eddy.

Sebelumnya, pada Oktober 2022 lalu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, mengemukakan bahwa peralihan penggunaan energi fosil menuju energi baru dan terbarukan (EBT) wajib dilakukan.

"Transisi energi ini mutlak diperlukan untuk menjaga ketersediaan energi di masa mendatang," kata Arifin.

Arifin beralasan hal tersebut perlu dilakukan sebagai strategi penting untuk mewujudkan konsep Indonesia berketahanan. Ia juga ingin Indonesia punya pembangunan ekonomi jangka panjang yang stabil dan berkelanjutan.

22