Home INFO POLRI AKBP M. Hasan: Saya Ingin Membahagiakan Emak...

AKBP M. Hasan: Saya Ingin Membahagiakan Emak...

3784

Batanghari, Gatra.com - "Saya mohon izin, permisi, kulo nuwun. Mudah-mudahan kehadiran saya bermanfaat bagi masyarakat dan seluruh anggota Polres Batanghari," bergetar suara lelaki 41 tahun ini saat berbincang dengan Gatra.com, jelang siang tadi.

Ayah satu anak ini bilang begitu lantaran baru hitungan hari menjadi orang nomor satu di Polres Batanghari setelah 24 Januari lalu Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyuruhnya hijrah dari jabatan lamanya; Kasubdit 2 Harda Ditreskrimum Polda Jambi. Jebolan Akpol 2002 menggantikan AKBP Heru Ekwanto yang jadi Kabagada Rolog Polda Jambi.

Tak pernah terbayang oleh sulung lima bersaudara ini bakal jadi Kapolres. Sebab awal mengadu nasib jadi polisi saja, lelaki kelahiran Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, harus menunda mimpi setahun. 

Lepas SMA pada 1998 lalu, Mochammad Hasan ikut tes Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri), tapi mentok di tes akademi di tingkat pusat.

Meski gagal, Hasan tak patah arang. Dia justru semakin mempersiapkan diri untuk tes di tahun berikutnya. Latihan fisik, belajar dan terus memohon doa restu orang tua, dia jabani. 
            
"Saya terlahir dari keluarga sederhana. Dari dulu sampai sekarang, emak saya cuma berdagang. Ayah saya sudah enggak ada. Oleh keadaan itulah makanya saya berusaha keras. Saya ingin membahagiakan emak saya. Alhamdulillah, tiga adik saya juga menyusul saya menjadi polisi," mata lelaki ini menatap jauh dalam tarikan nafasnya yang dalam.
   
"Dan saat ini, saya bersyukur, saya sudah bisa jadi kebanggan emak dan juga kebanggaan masyarakat Desa Sidokepung. Jadi penyemangat bagi anak-anak Sidokepung untuk menjadi Polisi, TNI ataupun pegawai pemerintahan. Biar desa kami maju dan bisa dikenal masyarakat luas. Satu hal yang paling penting, apapun yang kita peroleh, syukuri itu, biar berkah," peraih satya lencana pengabdian 16 tahun ini sumringah.

Tak terasa, sudah 19 tahun Hasan mengabdi. Panjang perjalanan yang sudah dia lalui. "Dari semua perjalanan itu, tugas di Papua menjadi yang paling berkesan. Di sana masih banyak hal-hal primitif dan saya terjun langsung saat penumpasan OPM di Jayawijaya," kenang lelaki penyuka trail adventure ini.

Hasan memang mengawali karirnya sebagai perwira pertama di Polres Jayawijaya Polda Papua, persis 5 Maret 2003. Setahun kemudian, 31 Desember 2004, dia menjabat Kapolsek KPPP Udara Polres Jayapura.

Tanggal 1 Januari 2006, pangkat Hasan naik satu tingkat menjadi Inspektur satu (Iptu). Enam bulan setelah kenaikan pangkat, dia dapat promosi menjadi Kanit 1 Sat 1 Ditnarkoba Polda Papua.

Persis 8 Februari 2007, Hasan dapat promosi jabatan sebagai Kasat Reskrim Polres Sorong. Jabatan ini berakhir 15 April 2008 lantaran namanya masuk daftar PAMA PTIK Mabes Polri.

Tanggal 1 Januari 2009, Hasan naik pangkat satu tingkat menjadi Ajun Komisaris Polisi (AKP). Dua pekan memikul pangkat baru, dia dinyatakan lulus PTIK. 

Pada 2 Februari 2009 dia dapat promosi jabatan lagi sebagai Kapolsekta Wajo KPPP Makassar, Polwiltabes Makkasar, Polda Sulawesi Selatan. 

Setahun kemudian tepatnya tanggal 7 November 2010, Hasan menjabat Wakapolsek Panakukang, Polrestabes Makassar. Cuma empat bulan menjabat, Hasan masuk Polres Palopo sebagai Kasat Lantas.

Tanggal 2 Februari 2012, Hasan menjadi Pama Akpol. Dua bulan selanjutnya, dia menjabat Kasattar Korbintarsis Dit Bintarlan Akpol. Nah, 5 Februari 2013 dia dipercaya sebagai Bhayangkara Penyelia Administrasi Akpol.

Karir Hasan makin moncer, 25 Oktober 2013, dia mendapat kepercayaan menjadi Dosen Muda Akpol Lemdikpol. Baru dua bulan sebagai dosen, pangkatnya naik menjadi Komisaris Polisi (Kompol). 

Persis 27 April 2015, melati satu di bahu Hasan dia bawa terbang ke Medan. Kapolri memberikan amanah menjabat Kasat Lantas Polresta Medan, Polda Sumatera Utara. 

Enam bulan menjabat, dia masuk Polda Sumatera Utara sebagai Pamen Rorena. Setahun kemudian, masuk Mabes Polri sebagai Pamen Lemdiklat Setukpa.

Pada 27 Desember 2016, Hasan dipercaya sebagai Gadik Muda Setukpa Lemdiklat Polri. Disini, dia menghabiskan waktu empat tahun sebelum akhirnya masuk Polda Jambi tanggal 20 Oktober 2020 usai lulus Sespimen.

Sebulan kemudian dia dapat amanah menjabat Kasubdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Jambi. Tanggal 1 Januari 2021 bahu Hasan dapat tambahan satu melati. 

Tiga bulan setelah itu (15 April 2021) Hasan mendapat jabatan baru sebagai Kasubdit 2 Harda Ditreskrimum Polda Jambi dengan pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). 

Sebagai warga baru di daerah yang dipimpin Muhammad Fadhil Arief itulah, Hasan mohon doa restu seluruh masyarakat Batanghari, supaya bisa menjalankan amanah Kapolri dan Kapolda Jambi dengan baik dan lancar. Semoga... 



 

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS