Home Mikro Anteraja Luncurkan Sistem Pembayaran COD di Marketplace

Anteraja Luncurkan Sistem Pembayaran COD di Marketplace

78

Jakarta, Gatra.com- PT Tri Adi Bersama (Anteraja), perusahaan rintisan startup logistik meluncurkan sistem pembayaran dengan metode Cash on Delivery atau yang biasa dikenal dengan sebutan sistem pembayaran COD.

“Kami akan terus berinovasi dan melanjutkan ekspansi ditengah persaingan industri jasa pengiriman ekspres yang terus berkembang," ungkap VP Sales & Marketing Anteraja, Andri Hidayat dalam keterangan tertulis yang diterima Gatra.com, Senin (21/2).

Saat ini, sistem pembayaran COD Anteraja sudah tersedia pada platform marketplace seperti Tokopedia dan Shopee. "Melalui layanan baru dengan sistem pembayaran COD ini, diharapkan dapat semakin memudahkan dan memberikan kenyamanan bagi para customer kami dalam menggunakan jasa Anteraja," jelasnya.

Cara penggunaan sistem pembayaran COD pada Anteraja sangat mudah, yaitu customer dapat berbelanja di marketplace. Lalu memilih barang yang bisa dibayar menggunakan metode pembayaran COD.

Setelah pemesanan selesai dilakukan, Satria (kurir Anteraja) akan datang sesuai dengan waktu durasi pengiriman yang telah dipilih oleh customer pada saat melakukan pemesanan.

Selanjutnya, Satria akan membawa paket tersebut dan menagihkan harga barang serta ongkos kirim yang perlu dibayar oleh customer. Setelah pembayaran selesai, paket akan diserahkan kepada customer.

Ke depan, Anteraja akan memperluas layanan dengan memasuki marketplace lain, sejalan dengan rencana Anteraja yang juga akan menghadirkan fitur tersebut pada platform BisnisAja untuk memenuhi kebutuhan COD bagi para socio sellers.

Anak usaha dari PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) ini terus mengembangkan inovasi dalam rangka memberikan kenyamanan bagi para customer. Pada tahun ini Anter Aja sedang dalam proses untuk memperluas pengembangan dan penambahan layanan, salah satunya penyediaan layanan kargo.

Andri juga menambahkan, seiring dengan pembatasan mobilitas ke luar rumah oleh Pemerintah, telah mempengaruhi kebiasaan masyarakat dalam berbelanja menggunakan sistem online. Hal ini juga turut mempengaruhi terhadap volume pengiriman melalui Anteraja yang terus mengalami peningkatan.

“Di akhir tahun 2021, Anteraja mencatatkan pengiriman 1 juta parsel per hari. Kami menargetkan pada tahun 2022, volume pengiriman Anteraja dapat mencapai lebih dari 1,5 juta parcel per day,” papar Andri.

Sebagai informasi, Anteraja merupakan bagian dari perusahaan Triputra Grup yang berdiri sejak tahun 2019. Mulai beroperasi pada tahun yang sama di bulan Maret, kini pelayanannya sudah tersedia lebih dari 90% di Indonesia.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS