Home Regional Vaksinasi Lansia di Kota Pekalongan Masih Rendah

Vaksinasi Lansia di Kota Pekalongan Masih Rendah

Pekalongan, Gatra.com - Capaian vaksinasi dosis satu dan dua yang menyasar kelompok lansia di Kota Pekalongan, Jawa Tengah masih rendah. Hal itu turut mempengaruhi capaian vaksinasi booster.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto mengatakan, jumlah warga yang sudah divaksin booster sebanyak 20.508 orang atau baru mencapai 8,6 persen.

"Mayoritas adalah lansia karena vaksin ini memang prioritas untuk lansia. Tapi para pelayan publik yang berisiko terpapar Covid-19, juga menjadi prioritas," kata Budi, Jumat (18/3).

Budi mengakui capaian vaksinasi booster masih rendah, karena capaian vaksinasi dosis satu dan dua untuk lansia juga masih rendah.

"Memang ada kesulitan untuk vaksinasi lansia ini. Perlu perlakuan khusus, tak sekadar oprak-oprak. Kota Pekalongan masuk tiga terendah se-Jateng karena vaksinasi lansia belum mencapai 70 persen," jelas Budi.

Budi mengungkapkan, vaksinasi lansia dosis satu baru mencapai 69,32 persen. Sedang dosis dua baru mencapai 58,7 persen.

"Untuk memenuhi syarat keluar dari pandemi menjadi endemi capaian dosis satu harus melebihi 70 persen dan dosis dua minimal sudah 60 persen," ujarnya.

Menurut Budi, sebelum ramadan, pihaknya akan fokus meningkatkan capaian vaksinasi dosis satu dan dua untuk lansia. Salah satu strateginya yakni dengan door to door melibatkan Babinsa dan Babinkamtibmas, aparat kelurahan, dan petugas puskesmas keliling.

"Jika target dalam sehari tiga sampai empat orang yang divaksin, dalam satu minggu target akan terpenuhi. Kami juga sedang menggandeng Korpri Peduli untuk memberikan bantuan minyak goreng bagi lansia yang vaksin nantinya,“ ucapnya.

Sementara itu, jumlah kasus Covid-19 menurut Budi terus menunjukkan penurunan. Dalam satu hari, ada penambahan empat hingga sembilan kasus baru. "Mudah-Mudahan sampai bulan puasa bisa aman terkendali," ujarnya.

1032