Home Regional Purworejo Segera Miliki Destinasj Ekowisata di Borobudir Highland

Purworejo Segera Miliki Destinasj Ekowisata di Borobudir Highland

Purworejo, Gatra.com - Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) bersama Pemerintah Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Sinergitas Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Purworejo dan Zona Otorita Kawasan Pariwisata Borobudur. 

Setelah penandatanganan MoU Dirut BPOB, Indah Juanita dan Bupati Purworejo Agus Bastian, maka akan dilaksanakan percepatan pembangunan infrastruktur pariwisata di wilayah Kabupaten Purworejo.

Ruang lingkup dalam nota kesepahaman ini meliputi perencanaan dan implementasi program pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, pekerjaan umum, pertanahan dan tata ruang, usaha mikro kecil dan menengah, perdagangan dan perindustrian, kebudayaan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan dan ketenagakerjaan.

"Pengembangan Borobudur Highland masih dalam progres pembebasan lahan. Saat ini yang telah HPL seluas 50 hektar. Sedangkan 259 hektar, masih menunggu keputusan Ibu Menteri Kehutanan agar segera dibangun jalan dan infrastruktur pendukungnya," kata Indah Juanita usai acara di Ruang Arahiwang Komplek Setda Purworejo, Kamis (12/5).

Pembebasan lahan seluas 309 hektar ditargetkan selesai tahun ini dan bisa dimulai pembangunan infrastrukturnya. Sehingga, akhir tahun 2023 kawasan wisata berkonsep ekowisata (ecotourism) ini sudah bisa beroperasi.

"Keindahan alam.di sekitar kawasan ini harus dijaga melalui tata ruang dan wilayah yang baik. Jangan sampai nantinya sawah-sawah yang indah menjadi rusak," pinta Indah.

Bupati Agus Bastian setuju dengan Dirut BPOB, ia mengatakan bahwa RTRW di wilayah wisata BOB telah disesuaikan sehingga keindahan dan ekoistemnya bisa terjaga.

"Kerja sama dengan BPOB ini kan untuk waktu jangka panjang. Pembangunan kawasan wisata yang masuk di wilayah Kabupaten Bener dan Loano, ini mampu memberikan dampak ekonomi terhadap warga di sekitar kawasan BPOB. Efek pengembangan akan merambah ke wilayah lain di Kabupaten Purworejo," kata Bastian.

Ia menjelaskan bahwa konsep ekowisata dan adventure ini merupakan pertama di Indonesia. Wisatawan bisa melancong menikmati keindahan alam sekaligus belajar menjaga kelestariannya.

Dalam pengembangan sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, tidak dapat dilakukan sendiri sehingga harus ada kolaborasi antar instansi maupun stakeholder. BPOB yang memiliki tugas dan fungsi Otoritatif dan koordinatif, berkomitmen untuk mendukung pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di wilayah DIY dan Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Purworejo.

1105