Home Hukum Bobol Warung di Cabeyan, Maling Berkarung Ditemukan Tewas

Bobol Warung di Cabeyan, Maling Berkarung Ditemukan Tewas

1286

Sukoharjo, Gatra.com Belum sempat membawa kabur hasil curiannya, seorang maling ditemukan tak bernyawa di dalam toko di Dukuh Plarung, Desa Cabeyan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (14/5/2022) pagi.

Menurut Kapolsek Bendosari AKP Lyan Prasetyo, aksi pencurian itu diketahui oleh pemilik toko, Bambang Sambudi saat hendak mengambil kopi di dalam toko. Dimana toko tersebut berada tepat di depan kediamannya.

"Pemilik warung mau mengambil kopi di dalam warungnya lewat pintu belakang, pemilik warung sudah curiga pintu belakang sudah terbuka, tapi dikira istrinya yang masuk," terangnya. 

Bambang Sambudi pun bergegas masuk ke dalam untuk memeriksa tokonya. Saat masuk, dia mendapati seorang pria tergeletak di dalam tokonya. 

"Setelah masuk, ditemukan orang itu sudah tergeletak di dekat penyimpanan uang yang ada di warungnya," ucapnya. 

Dari hasil pemeriksaan identitas, pria itu sebut saja Sugiono atau SG, 53 tahun, warga Nusukan, Solo. 

Selain mendapati jasad pria, Bambang juga melihat adanya karung, yang diduga digunakan untuk tempat mengangkut hasil curian. Didalam karung tersebut, didapati sejumlah bungkus rokok. 

"Beberapa barang-barang rokok sudah dimasukkan ke karung warna putih. Tapi saat melancarkan aksinya, dia meninggal dunia," ujarnya. 

Pemilik toko pun melaporkan kejadian ini kepada warga, dan dilanjutkan ke pihak kepolisian. Polisi yang mendapati laporan itu, langsung mendatangi lokasi kejadian bersama tim kesehatan dari Puskesmas Bendosari. 

"Dari pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dari keterangan istrinya, pelaku memiliki riwayat magh dan jantung. Jadi dugaan awalnya meninggal karena sakit," terangnya. 

Polisipun melakukan proses penyelidikan di sekitar lokasi kejadian. Namun tidak mendapati adanya alat transportasi yang digunakan pelaku. 

Sehingga, ada dugaan pelaku tidak datang seorang diri dalam aksi pencurian tersebut. Polisi pun masih melakukan pengembangkan kasus ini, dengan memeriksa sejumlah saksi, dan mengumpulkan alat bukti yang ada.

"Indikasi kemungkinan ada temannya yang mengantar. Karena di sekitar TKP tidak ditemukan mobil atau motor milik pelaku," tandasnya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS