Home Kebencanaan Banjir Rob Landa Pekalongan, Warga Dievakuasi

Banjir Rob Landa Pekalongan, Warga Dievakuasi

Pekalongan, Gatra.com - Banjir rob akibat gelombang pasang air laut melanda wilayah pesisir Kota Pekalongan, Jawa Tengah Senin (23/5). Seratus lebih warga harus mengungsi.

Banjir rob melanda sejumlah kelurahan di Kecamatan Pekalongan Utara, Pekalongan Barat, dan Pekalongan Timur, di antaranya Kelurahan Degayu, Tirto, Panjang Wetan, Klego, Pasirkratonkramat, dan Panjang Baru. Ketinggian banjir berkisar 10 hingga 50 sentimeter.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan, Dimas Arga Yudha mengatakan, gelombang pasang air laut di wilayah pantai utara berdampak pada naiknya air laut melalui muara sungai Meduri, Loji, Banger, dan Gabus.

"Limpasan air dari sungai-sungai tersebut mengakibatkan banjir rob di beberapa wilayah. Selain itu, ada tanggul di Kelurahan Tirto, yang rusak sepanjang 13 meter, " kata Dimas, Senin (23/5).

Menurut Dimas, warga yang tempat tinggalnya terendam banjir rob harus dievakuasi dan mengungsi untuk sementara ke sejumlah tempat. Berdasarkan pendataan BPBD, hingga Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB terdapat 157 warga yang mengungsi.

"Titik-titik pengungsian berada di kantor kelurahan, masjid, kantor kecamatan, dan markas PMI," kata dia.

Jumlah pengungsi terbanyak berada di aula kantor Kelurahan Tirto. Di lokasi ini, para pengungsi membutuhkan makanan siap saji karena belum ada dapur umum, serta baju dan selimut.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya yang meninjau pengungsi di Kelurahan Tirto mengatakan, dari Dinas Sosial-P2KB sudah menyalurkan nasi bungkus untuk para pengungsi. "Mudah-mudahan banjir rob lekas surut dan tanggul yang jebol segera ditangani sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa," ujarnya.

 

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS