Home Regional Surat Gubernur Papua dan Mimpi TPNPB OPM

Surat Gubernur Papua dan Mimpi TPNPB OPM

Jayapura, Gatra.com- "Itu hoax, kami belum bisa percaya, tapi jika memang benar, maka Gubernur diintimidasi oleh Jakarta. Dan terpaksa dia bisa keluarkan pernyataan itu," katal Sebby Sambom, juru bicara kelompok yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM), 21/06. Dia tidak bisa menerima surat yang diteken Gubernur Papua Lukas Enembe, 20/06 itu.

Dia menyesalkan surat Gubernur Papua, Lukas Enembe kepada Goliath Tabuni pemimpin tertinggi TPNPB-OPM. Surat itu dipastikan sudah sampai kepada Goliath Tabuni, karena Gatra.com menerima salinannya dari Sebby Sambom. "Jadi jika itu benar, maka Gubernur Papua Lukas Enembe mengutuk diri sendiri dan dia akan mati sebelum Papua merdeka," katanya.

Adapun surat itu berisi himabuan agar kekuatan bersenjata di Papua segera meletakkan senjata dan bergabung dengan NKRI. "Bersama ini saya memberi himbauan terutama kepada seluruh Pangkodap TPNPB & TPM-OPM yang berada di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua agar segera menurunkan senjata dan bergabung dengan NKRI," tulis Lukas Enembe.

"Karena kita sudah menerima Otsus (Otonomi Khusus) dan Pemekaran Provinsi Papua atau DOB (Daerah Otonomi Baru) untuk membangun masa depan Papua yang lebih layak dari saat ini," lanjutnya.

"Serta mewujudkan harapan masyarakat Papua dengan kesejahteraan yang setara dan merata di seluruh wilayah Papua. Demikian, atas partisipasinya disampaikan terimakasih," tutup Enembe.

Sebby mengaku sudah melihat gelagat langkah gubernur itu lewat mimpi. "Kami sudah lihat Gubernur lewat mimpi sebelum keluarkan pernyataan ini. Mimpi saya itu gubernur ketakutan, dan kami sampaikan kepada dia bahwa, jika Pak Gubernur Lukas Enembe terancam, maka kami TPNPB siap lindungi anda dan siap amankan," katanya.

"Kemudian saya cari hotel yang agak mahal untuk sembunyikan dia. Jadi mimpi saya ini benar bahwa Gubernur Papua Lukas Enembe ditekan dan di intimitasi secara mental oleh Jakarta," katanya.

Sebby menegaskan bahwa ini pernyataan resmi dari Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM di bawah Kendali Kepala Staff Umum KOMNAS TPNPB-OPM Mayjen Terryanus Satto.

1071