Home Olahraga Kumpulkan Pelatih, KONI Jateng Gelar Workshop Susun Program Latihan Pelatda Persiapan PON 2024

Kumpulkan Pelatih, KONI Jateng Gelar Workshop Susun Program Latihan Pelatda Persiapan PON 2024

Semarang, Gatra.com - KONI Jawa Tengah (Jateng) melakukan persiapan awal menghadapi PON PON XXI 2024 di Aceh-Sumut dengan mengumpulkan para pelatih cabang olahara untuk membuah program latihan.

Para pelatih dikumpulkan dalam bentuk ‘Workshop Penyusunan Program Latihan Pelatda KONI Jateng Tahun 2022’ diikui 90 pelatih yang menangani pelatda digelar Hotel Quest Semarang, Jumat-Sabtu (24-25/6).

Ketua Umum KONI Jateng, Bona Ventura Sulistiana menyatakan, dari forum workshop mendapatkan masukan terkait program pelatda Jateng menghadapi PON XXI 2024 di Aceh-Sumut.

“Kita akan menerima masukan dari pelatih dan mencari solusi atas masalah secara bersama-sama,” katanya di sela pembukaan warkhsop, Jumat (24/6).

Menurut Bona, prestasi olahraga Jateng sebenarnya tak bisa disepelekan dalam di tataran nasional, tinggal terus diciptakan adalah giat mengoptimalkan human resources atau sumber daya manusia untuk disiplin berlatih dengan pendekatan sport science.

Dia menyebutkan torehan prestasi atlet Jateng SEA Games 2021 di Vietnam dari 42 atlet yang masuk kontingen Merah Putih, 31 di antaranya berkontribusi menyumbangkan tujuh emas, 12 perak, 12 perunggu.

“Akan kita optimalkan sumber daya manusia atlet dan pelatih juga lebih optimal, tentu saja dengan pendekatan sport science,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisaya Jateng, Sinoeng N. Rachmadi dalam sambutan tertulis menyampaikan tugas seorang pelatih membantu atlet mencapai puncak prestasi.

“Penyusunan program latihan yang terukur merupakan hal penting karena akan memberikan dasar yang kuat pencapaian puncak prestasi atlet,” katanya.

Sementara, Wakil Ketua Umum II KONI Soedjatmiko yang menjadi narasumber menyampaikan paparan garis besar program pembinaan prestasi tahun 2022-2025.

Jateng menurut Soedjatmiko merupakan provinsi yang memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet potensial. Banyak atlet Jateng berbakat yang berprestasi di tingkat nasional, bahkan juara dunia.

“Ini modal besar untuk menghadapi PON 2024 nanti. Persiapan PON membutuhkan akselerasi kegiatan secara cepat, efektif, dan efisien,” katanya.

Selain Soejatmiko, dalam workshop, sejumlah pengurus KON Jateng memberikan materi, seperti Kabid Bina Prestasi, Rumini membedah tentang teori latihan, Kabid Sport Science Iptek, Tri Rustiadi memaparkan tinjuan fisiologi dalam latihan olahraga.

Serta dosen FPOK Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Dikdik Zafar Sidik berbicara tentang penyusunan periodisasi program latihan.

103