Home Kebencanaan Banjir Bandang Melanda, Barang Berharga Ditinggal, Warga: Nyawa Lebih Utama!

Banjir Bandang Melanda, Barang Berharga Ditinggal, Warga: Nyawa Lebih Utama!

Pati, Gatra.com - Banjir Bandang meluluhlantakkan sejumlah bangunan di Desa Tunjungrejo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (27/6) malam. Warga sempat panik dalam musibah ini.

Supardi salah seorang warga mengatakan, warga sempat panik ketika banjir bandang merangsek permukiman. Bahkan tidak sedikit barang berharga warga yang ditinggalkan saat itu.

"Kejadian mendadak dan sangat cepat. Sekitar jam 22.00 WIB, warga ramai-ramai teriak ada banjir. Warga tidak bisa menyelamatkan barang, lebih mengutamakan nyawa, pada lari semua ke tempat tinggi. Barang yang tertinggal banyak, ada motor, tv, dan sebagainya. Semuanya tertimbun lumpur dan sampah," bebernya di lokasi, Selasa (28/6).

Ia melanjutkan, bencana ini diakibatkan jebolnya tanggul di Sungai Sat yang membelah Desa Tunjungrejo. Tanggul yang rusak disebutnya seluas 30 cm.

"Kita periksa tanggul, tanggul sudah jebol, air meluap sangat deras sekali. Ketinggian air paling rendah 50 cm paling tinggi 80 cm," terang pria berumur 50 tahun ini.

Diungkapkannya, tanggul jebol tersebut adalah tanggul yang sama pada bencana 8 tahun silam. Hanya saja, musibah kali ini yang paling parah dampaknya.

"Tanggul yang jebol persis di 8 tahun lalu. Dari kemarin parah ini. Kalau dulu air mengalir ke kiri sehingga tidak memberikan dampak. Tahun ini ada dua rumah dengan ketusau (rusak berat) hampir 100% dan puluhan lainnya rusak," jelasnya.

Supardi membeberkan, kemungkinan rusaknya tanggul diakibatkan oleh binatang liar. Mengingat pemerintah desa (Pemdes) selalu rutin melakukan perawatan setiap tahun.

"Kalau tanggul perawatan rutin, pemdes tiap tahun ada perawatan. Kemungkinan ada hewan seperti biawak sering membuat lubang," jelasnya.

Warga berharap agar musibah ini menjadi perhatian pemerintah, terlebih dahsyatnya dampak yang diakibatkan.

"Harapan kepada pemerintah, pembangunan sungai dilanjutkan kembali. Di dalam sungai harapannya dikasih senderan. Agar warga tidak was-was kalau musim penghujan," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak puluhan rumah di Desa Tunjungrejo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, diterjang banjir bandang. Kepala Desa (Kades) Tunjungrejo, Mochammad Ali Zuhdi mengatakan, secara total ada 26 rumah warga yang terdampak.