Home Regional Pandemi Melandai, Gadis Pantura pun Jadi Andalan Capai Target Pajak

Pandemi Melandai, Gadis Pantura pun Jadi Andalan Capai Target Pajak

Purworejo, Gatra.com - Pandemi Covid-19 sudah mulai melandai, kehidupan pun berangsur normal. Pelayanan pada Kantor Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah juga telah berjalan seperti sebelum pandemi.

Untuk lebih memacu pendapatan dan target pajak dari kendaraan bermotor di Purworejo, Kepala UPPD, R Roedito Eko Soewarno mengatakan bahwa, setiap Hari Kamis ia menggelar 'Gadis Pantura'.

"Gadis Pantura itu singkatannya gerakan disiplin taat bayar pajak untuk rakyat. Payung hukumnya ada di masing-masing sekda, baik kabupaten maupun provinsi Jateng," jelas Roedito, Selasa (5/7).

Program Gadis Pantura adalah kunjungan ke kantor-kantor OPD untuk mengingatkan agar taat membayar pajak kendaraan bermotor. Pertumbuhan pajak kendaraan bermotor diakui oleh Roedito mengalami kenaikan, akan tetapi belum signifikan.

"Dibanding saat pandemi Covid-19, ada pertumbuhan lumayan sekitar 5-7%. Tunggakan-tinggakan pajak masyarakat mulai terbayarkan, berarti ekonomi perlahan mulai bangkit," sambungnya.

Selain Gadis Pantura, Samsat juga sudah mulai menggelar gerai di area Car Free Day (CFD) setiap minggu pagi di depan Satlantas Polres Purworejo. Samsat Sabtu Ndalu (Sablu) di area pusat kuliner 'Romansa' Alun-alun Purworejo juga telah rutin digelar.

"Yang belum normal adalah pajak dari operasi patuh yang biasanya digelar oleh Polri. Sejak pandemi kan tidak boleh menilang. Apalagi sekarang memakai tilang elektronik (Etle) jadi tidak masuk ke UPPD," jelas Roedito.

UPPD Kabupaten Purworejo dipatok target perolehan pajak tahun 2022 total Rp138 miliar lebih. Perinciannya, target pajak kendaraan bermotor Rp86 miliar dan target pendapatan dari pajak daerah (PKB, BBNKB, PAP) dan retribusi daerah (retribusi jasa usaha) sebesar Rp52,07 miliar.

Meskipun kondisi masih belum pulih 100%, tapi Roedito optimis akan bisa memenuhi target tersebut. "Alhamdulillah tri wulan pertama dan kedua sudah memenuhi target, tercapai Rp43% pada data tanggal 30 Juni lalu. Target BBNKB semester pertama Rp21,6 miliar dari target Rp52 miliar tahun 2022," pungkasnya.

92