Home Kalimantan Sandiaga Uno Jadi Inspirator Bagi Pelaku Ekraf yang Ingin Eksis di Industri Ekraf

Sandiaga Uno Jadi Inspirator Bagi Pelaku Ekraf yang Ingin Eksis di Industri Ekraf

Banjarmasin, Gatra.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Banjarmasin sebagai kota keenam berlangsungnya Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022. Program unggulan pengembangan ekonomi kreatif ini, menekankan peningkatan kapasitas dan pameran kepada para pelaku ekonomi kreatif pada subsektor kuliner, kriya, fesyen, aplikasi, film, dan musik.

Saat meninjau peserta finalis AKI 2022, Menparekraf memuji Kalimantan Selatan, khususnya Kota Banjarmasin, memiliki potensi ekonomi kreatif yang luar biasa.

“Hari ini kita melihat kebangkitan UMKM di Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin. Banyak wilayah yang akan menopang transisi ekonomi ekstraktif menuju ekonomi kreatif. Energi baru terbarukan dan kegiatan ekonomi secara transformatif akan menciptakan lapangan kerja baru 1,1 juta tahun ini di pariwisata dan ekonomi kreatif. Dan tahun 2024 bisa hadirkan 4,4 lapangan kerja baru,” ujar Sandiaga usai meninjau booth finalis AKI 2022 yang ditampilkan di salah satu mall ternama di Kota Banjarmasin, Selasa (12/7).

Menparekraf sebagai Super Mentor AKI 2022 menekankan, prinsip yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha, dengan menerapkan prinsip Inovasi, Kolaborasi, Adaptasi dan Digitalisasi. Dia meyakini inovasi – kolaborasi – adaptasi pasti sudah menjadi bagian dari pengusaha dan peserta AKI, yang perlu harus ditingkatkan adalah digitalisasi.

Menparekraf mengakui potensi ekonomi kreatif di Banjarmasin luar biasa. “Kreasinya sangat inovatif, melibatkan banyak sekali perajin dan pelaku ekonomi kreatif, mulai dari kriya, kuliner dan fashion. Saya optimis transformasi ini, menggantikan batubara kepada ekonomi terbarukan bisa terwujud,” tutur Super Mentor AKI 2022.

Sandiaga menambahkan, peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii, akan menjadi mentor bagi UMKM yang sudah terkurasi. “Kami beruntung sosok kelas dunia Greysia Polii akan memberikan mentorship kepada UMKM yang sudah terkurasi. Dan ini kita harapkan akan jadi penyemangat kita untuk membangun ekonomi,” harap Sandiaga.

Belum banyak masyarakat tahu bahwa Greysia juga tengah menjadi pengusaha dari brand lokal sepatu ‘Fine Counsel’. Di sisi lain, Menparekraf tak memungkiri keadaan ekonomi saat ini berat sekali.

“Walau harga komoditas meningkat, walaupun kita melihat ada sisi ekonomi yang mulai menggeliat namun masih banyak saudara kita yang perlu dibantu dengan memberdayakan para pelaku ekonomi khususnya level UMKM,” ujarnya.

Saat ini ada krisis pangan dan energi di depan mata. “Kita harus tampilkan solusi riil dan konkret. Kehadiran kita di Banjarmasin merupakan wujud dari kepedulian kita terhadap ekonomi masyarakat yang masih butuh bantuan,” ujar Sandiaga Uno.

Selama kunjungan di Banjarmasin, Menparekraf berbincang dengan Suratman, mantan pecandu narkoba yang sempat terjerat kasus hukum, mendapat pelatihan desain di Rumah Kreatif dan Pintar. Hasil karya Suratman berupa outer dipakai oleh Sandiaga Uno saat kunjungan.

Nantinya Suratman akan diterbangkan ke Sidoarjo, jawa Timur untuk belajar membuat sepatu. Saat ini Rumah Kreatif membutuhkan mesin jahit untuk membuat sepatu, karena mesin yang ada hanya khusus untuk menjahit baju. Menjawab kebutuhan ini, Sandiaga menugaskan pencarian mesin jahit sepatu segera. “Mudah-mudahan mesin jahitnya secepatnya bisa diantarkan ke Rumah Kreatif dan Pintar,” ujarnya.

Bicara tentang pariwisata Menparekraf berharap dengan penambahan jumlah penerbangan dan penambahan ketersediaan kursi serta kolaborasi dengan Kementerian Perhubungan, arus wisatawan ke Kalsel dapat ditingkatkan.

Berdasar informasi yang diterima, Sandiaga mengatakan Kemenhub akan menambah jumlah penerbangan. “Kita sekarang ada di level 70%, sebelum pandemi ada 100 penerbangan per hari. Kita harapkan 70% ini akan menjadi 80 hingga 90% sehingga akhir tahun diharapkan kembali ke masa sebelum pandemi,” tandas Menparekraf Sandiaga.

Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 terdiri dari dua agenda utama yaitu Bootcamp berupa peningkatan kapasitas) dan Pameran yang menampilkan dan transaksi jual beli produk kreatif. Jarak pelaksanaan Bootcamp dan Pameran sekitar satu bulan.

Program AKI 2022 berlangsung di 16 Kota/Kabupaten Indonesia, yang terdiri dari: Banda Aceh, Padang, Pekanbaru, Jambi, Cilegon, Tangerang, Tasikmalaya, Cirebon, Tegal, Yogyakarta, Sidoarjo, Jember, Banjarmasin, Pontianak, Kendari, dan Ambon.

Acara AKI 2022 tidak akan berakhir hanya sampai pameran di kota/kabupaten masing-masing. Salah satu finalis per kota akan berkesempatan untuk memiliki pengalaman pameran nasional di Pekan Puncak AKI 2022.