Home Ekonomi Unik! Berawal dari Iseng, Warga di Blora Buat Sepeda Berbahan Bambu

Unik! Berawal dari Iseng, Warga di Blora Buat Sepeda Berbahan Bambu

Blora, Gatra.com - Sebuah karya seni tidak memiliki batas. Hal itu pula lah yang menginspirasi Muhammad Soim, warga Desa Bradag, kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Melalui kemahirannya, ia membuat sepeda onthel berbahan dasar bambu. Bambu yang digunakan pun mudah ditemui yakni jenis ori.

Ia mengaku jika awalnya hanya iseng. Memanfaatkan banyaknya material bambu di sekitar rumahnya.

"Mulai itu tahun 2014. Hanya iseng saja karena kan banyak bambu di sekitar rumah. Saya rakit jadi sepeda kok hasilnya bagus," kata Soim saat menyerahkan pesanan sepeda buatannya ke Bupati Arief Rohman, Senin malam (25/7).

Adapun sepeda bambu tersebut lebih menghilangkan material besi khususnya pada bagian-bagian vital. Seperti rangka, stang kemudi, dan lain-lain. Rangka sepeda itu terbuat dari material bambu.

Tidak hanya rangka, namun sampai dengan stang kemudi, sampai pernak-pernik yang lebih rinci.

Seperti sepatbor, ia mencari bambu yang melengkung sampai setengah lingkaran. Kemudian sadel atau jok, juga dicari bentuk bambu yang sesuai. Sampai garpu roda depan sepeda ia menggunakan bambu yang bentuknya sesuai kriteria.

“Khusus untuk roda, rantai, dan ruji, tetap pakai material dari sepeda pada umumnya yakni besi,” jelasnya.

“Alasan memilih bambu karena unik saja dan sepertinya belum pernah ada di Blora yang membuat sepeda dari material bambu,” katanya.

Sebenarnya, lanjut Soim, proses pembuatan sepeda bambu ini terbilang tidak lama. Jika dihitung, mulai dari mempersiapkan material bambu sampai perakitan dan penyelesaian akhir hanya memakan waktu 3 minggu.

Bahkan untuk memberi kesan bersih dan natural, ia melapisi bambu dengan pelapis yang mengkilap. “Supaya juga tidak kusam dan awet dan alhamdulillah kuat kok bambunya,”katanya.

Sampai saat ini, ia telah memproduksi 5 sepeda bambu. Itupun pembuatannya ia kerjakan disela-sela aktivitasnya yang lain. Khusus untuk yang ingin memesan, ia banderol dengan harga Rp 5 jutaan.

Karena kreativitasnya itu, Bupati Blora, Arief Rohman pun tertarik untuk mengulik ide cemerlang dari warga Bradag tersebut.

Menurut Arief, pemakaian material bambu untuk membuat sebuah rangka sepeda dan fungsional kali pertama di Blora. Arief pun akhirnya mencoba menaiki sepeda itu di pendopo Rumah Dinasnya.

“Luar biasa kalau ini sangat patut untuk diapresiasi,” ujar Arief saat bertemu Soim di pendopo rumah dinas.

Dikatakannya, ia juga akan membantu mempromosikan sepeda bambu itu yang juga merupakan salah satu bagian dari UKM Blora. “Akan kami kenalkan ke pembeli di luar, sehingga bisa juga nanti melalui pelatihan. Kita latih supaya lebih maksimal lagi,” terang Arief.

Arief pun yakin jika pasar di luar Blora akan suka dengan kreasi seni tersebut. “Sebenarnya kemarin bisa kita pamerkan di JCC Jakarta, tapi tidak apa-apa, nanti akan saya promokan ke pejabat-pejabat di luar Blora, pasti tertarik,” tutupnya.