Home Hiburan Rilis Album Ketujuh, Beyonce: Tempat Bebas dari Perfeksionisme dan Overthinking

Rilis Album Ketujuh, Beyonce: Tempat Bebas dari Perfeksionisme dan Overthinking

Los Angeles, Gatra.com – Album ketujuh Beyonce “Renaissance” resmi keluar pada Jumat (29/7/2022) tengah malam waktu setempat. Sebelumnya, Bey telah merilis single dari album ini yang berjudul “Break My Soul” sekitar sebulan yang lalu (20/6/2022). Terakhir kali ia merilis proyek solo sekitar enam tahun lalu.

“Membuat album ini memberi saya tempat untuk bermimpi dan menemukan pelarian selama waktu yang menakutkan bagi dunia,” tulis Beyoncé dalam takarir foto ia menunggang kuda berkilauan yang merupakan sampul resmi dari “Renaissance” di akun resmi Instagram pribadinya.

“Hal itu memungkinkan saya untuk merasa bebas dan bertualang di saat sedikit hal lain bergerak. Niat saya adalah untuk menciptakan tempat yang aman, tempat tanpa penghakiman. Tempat untuk bebas dari perfeksionisme dan overthinking. Tempat untuk berteriak, melepaskan, merasakan kebebasan. Itu adalah perjalanan eksplorasi yang indah. Saya harap Anda menemukan kegembiraan dalam musik ini. Saya harap ini menginspirasi Anda untuk melepaskan goyangan. Ha! Dan merasa unik, kuat, dan seksi seperti Anda,” lanjut Bey.

Terdapat 16 lagu dalam album ketujuh itu. Dalam layanan Spotify, lagu satu sampai empat, tujuh, sembilan, dan 11 sampai 16 semuanya terdaftar sebagai eksplisit. Hal itu berarti bahwa dalam lagu-lagu tersebut kemungkinan mengandung bahasa kasar (strong language) dan anak-anak harus mendapat panduan jika ingin mendengarkan “Renaissance.”

Terdapat daftar komposer yang memiliki kredit track-by-track di profil album di Apple Music. Kredit terkenal termasuk sampel dari Donna Summer, Teena Marie, Kilo Ali, Clark Sisters, Giorgio Moroder, James Brown, dan Moi Renee. The-Dream, Honey Dijon, Nile Rodgers, Skrillex, Raphael Saadiq, Big Freedia, the Neptunes, No ID, Drake, dan Syd juga terdaftar sebagai komposer.

“Saya sudah berada di studio selama satu setengah tahun. Terkadang butuh satu tahun bagi saya untuk secara pribadi menelusuri ribuan suara untuk menemukan tendangan atau snare yang tepat. Satu chorus dapat memiliki hingga 200 harmoni bertumpuk,” Bey menjelaskan terkait proses pembuatan lagu-lagu dalam album tersebut.

Dalam sebuah surat terbuka kepada penggemar menjelang rilis 29 Juli, Beyoncé menggambarkan proses kreatifnya sebagai hasil dari pandemi yang masih berkecamuk. “Waktu untuk diam, tetapi juga waktu yang menurut saya paling kreatif. Membuat album ini memberi saya tempat untuk bermimpi dan menemukan pelarian selama waktu yang menakutkan bagi dunia,” tulisnya.