Home Mikro Pemerintah Komitmen Dorong Pertumbuhan UMKM di Papua

Pemerintah Komitmen Dorong Pertumbuhan UMKM di Papua

Jayapura, Gatra.com- Pemerintah berkomitmen mendorong Usaha Mikro KecilMenengah atau Ultra  Mikro (UMKM/UMi) lokal Papua tumbuh dan berkembang. "Di tengah momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai angka 5,44 persen (year on year) di kuartal dua tahun ini, UMKM perlu terus didorong pertumbuhannya,"   dan Informatika, Johnny G. Plate dalam keterangan persnya, Senin (29/8).

Johnny memaparkan bahwa Papua menyimpan berbagai keindahan alam dan kekayaan budaya yang memesona.Kondisi tersebut menjadikan Papua menyimpan banyak potensi yang dapat menjadi unggulan dalam bidang fesyen, kuliner, dan kriya.

"Sejak Mei 2020, Presiden Joko Widodo meresmikan Gernas BBI (Bangga Buatan Indonesia) yang merupakan wujud dukungan Pemerintah terhadap produk dalam negeri, terkhusus produk-produk hasil UMKM agar mampu bersaing di masa pandemi Covid-19," ungkap Jhonny.

Karena itulah, ia menegaskan Gernas BBI memiliki misi untuk mendorong penguatan branding dan pemanfaatan teknologi digital bagi produk-produk artisan lokal. Sekaligus mendorong konsumen untuk membeli produk-produk UMKM dalam negeri.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Juli Budi Winantya mengatakan potensi yang dimiliki UMKM Papua sangat besar. Ia mengapresiasi digelarnya Gernas BBI. Ia menjelaskan, berbicara tentang bangkit lebih kuat adalah bicara struktur yang pertumbuhannya seimbang.

"Jadi kalau kita bicara bangkit lebih kuat itu kan bicara struktur ya. Struktur itu tumbuhnya seimbang. Jadi pemulihan tidak hanya terjadi di Jawa tapi juga di luar Jawa, termasuk Papua," jelasnya.

Selain itu, lanjut Juli, pertumbuhan yang seimbang harus menyentuh seluruh sektor. Bahkan tidak hanya sektor ekonomi konvensional, namun juga syariah. Hal ini, terang Juli, terkait dengan pertumbuhan yang seimbang, yang tak hanya dinikmati oleh pengusaha besar tapi juga UMKM.

"Kami melihat UMKM di Papua besar ya. Salah satu contohnya adalah kopi, salah satu komoditas unggulan dari Papua. Ini sudah menasional dan mendunia. Selain kopi juga ada wastra dan lain sebagainya," jelas Juli.