Home Regional Mahasiswi Baru di Semarang Lompat dari Lantai 9 Sebuah Apartemen

Mahasiswi Baru di Semarang Lompat dari Lantai 9 Sebuah Apartemen

Semarang, Gatra.com - Mahasiswi baru sebuah perguruan tinggi swasta di Kota Semarang didugasengaja melompat dari lantai 9 apartemen Alton di kawasan Tembalang Kota Semarang.

Korban diketahui bernama Katherine AS, 19, warga Taman Sari Persada Bogor, Jawa Barat ditemukan tewas di area belakang Apartemen Alton di Jalan Prof Sudarto, Tembalang, Semarang, Jumat (2/9).

Saat ditemukan kondisi Katherine yang memakai celana pendek warna hitam dan kaos tidur tewas dengan luka parah berdarah di kepala. Korban diketahui mahasiswi baru Unika Soegijapranata

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan menyatakan masih melakukan penyelidikan penyebab mahasiswi terjatuh dari lantai sembilan apartemen Alton.

“Hasil penyelidikan sementara di kamar apartemen pintu dalam keadaan terkunci, ada dugaan bunuh diri. Kami telah memeriksa dua saksi termasuk kekasih korban,” katanya kepada wartawan.

Kanit Reskrim Polsek Banyumanik, Iptu Toni Hendro menambahkan kejadian bermula ketika korban Khaterine AS sedang bermain di apartemen pacarnya di lantai sembilan Apartemen Alton Banyumanik.

Menurut Tony dari hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) korban diduga punya masalah dengan kekasihnya. Sebab, saat di apartemen, pacar korban mahasiswa Undip Semarang tidak berada di lokasi.

"Saat korban main ke apartemen, kekasihnya kuliah terus dia kunci dari dalam terus loncat,” katanya.

Kejadian Khaterine AS jatuh dari apartemen Alton diketahui salah satu tukang proyek di sebelah apartemen bernama Surono.

“Mendengar suara bruk keras, saya lihat kok ternyata serorang perempuan jatuh dari atas lantai apartemen,” ujarnya.

Sartono melaporkan ke pihak pengelola apartemen Alton yang selanjutkan menghubungi Polsek Banyumanik yang kemudian datang bersama tim Inafis Polrestabes Semarang.

Dari penyelidikan Khaterine AS melompat dari kamar 922 yang ada di lantai 9. Kamar tersebut teridentifikasi dihuni seorang mahasiswa baru Universitas Diponegoro (Undip) Semarang bernama Muhammad Einstein.

Untuk kepentingan penyelidikan, Einstein yang juga pacar korban dibawa petugas untuk dimintai keterangannya. Kasus ini masih dilakukan penyelidikan anggota Polsek Banyumanik dan Polrestabes Semarang.

 

(Tulisan di atas tidak diberitakan dengan tujuan untuk memberi pemikiran/inspirasi untuk melakukan bunuh diri. Bila Anda merasa stres hingga depresi, Anda dapat menghubungi keluarga, teman terdekat atau tenaga profesional seperti psikolog maupun psikiater untuk memberikan bantuan kepada Anda)