Home Teknologi Soal Kebocoran Data Simcard, Kominfo Minta Waktu Pengecekan Lebih Lanjut

Soal Kebocoran Data Simcard, Kominfo Minta Waktu Pengecekan Lebih Lanjut

Jakarta, Gatra.com - Indonesia sedang proses dalam pembangunan ruang digital.  Pembangunan itu tidak lepas dari perbaikan serta pemulihan agar kebocoran data yang terjadi seperti Simcard tidak terulang kembali.

Terkait masalah pemulihan data masyarakat yang bocor, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan, menyatakan pihaknya telah melakukan rapat dengan Operator Seluler, BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) dan Dukcapil, dan lembaga terkait untuk melakukan investigasi dan verifikasi lebih dalam.

Pihak Kominfo saat ini tidak memegang data (pelanggan) untuk di investigasi, karena hal tersebut merupakan wilayah yang harus dilakukan oleh PPI dan operator terkait.

“Di suatu operator pasti dia menyimpan data yang dibutuhkan seperti nomor telepon, NIK dan alamat. Dukcapil pasti juga demikian, namun hal tersebut setelah dicocokkan tidak sama. Kami beserta pihak-pihak terkait ingin melakukan pendalaman terkait kebocoran, apakah memang ada kesengajaan, dan strategi hackernya masih kita selidiki,” kata Semuel, dalam Konferensi Pers, di Gedung Kominfo, Jakarta, Senin siang (5/9).

Menurutnya, struktur data yang sesuai pasti akan berjalan dengan lancar tanpa perlu penyelidikan lebih dalam lagi. Penyelidikan yang dilakukan pun antara lain seperti alamat, NIK, Nomor telepon, dan dimana saja letak kebocorannya serta lokasi hackernya dan itu mudah ditemukan.

“Untuk operator terkait yang mengami kebocoran data ada Telkomsel, XL, Indosat Ooredoo, semuanya kena. Sedangkan data sampelnya ada 2 file dari 15-20 yang dilaporkan,” tambahnya.

Semuel menyebut kali ini akan memprioritaskan pengecekan terlebih dahulu, dilihat dari data yang valid. Ketika data tersebut valid maka akan dilakukan pendalaman oleh Dukcapil. Selanjutnya dilanjutkan kembali investigasi untuk menemukan sang pelaku oleh cybercrime.

“Untuk jadwal pengecekan nanti dikabari lagi ya, soal Hackernya juga masih di dalami kasusnya” katanya.

Kebocoran data Simcard yang terjadi beberapa hari lalu disebabkan kurangannya regulasi serta serangan dari hacker yang meminta data pribadi setiap pribadi masyarakat untuk digunakan hal kejahatan. Kominfo juga meminta saat ini media dan masyarakat menunggu hasil terbaik setelah penyelidikan lebih lanjut.