Home Hukum Bripka RR Korban Skenario, Ada Pemberian Uang dari Ferdy Sambo

Bripka RR Korban Skenario, Ada Pemberian Uang dari Ferdy Sambo

Jakarta, Gatracom- Bripka Ricky Rizal Wibowo disebut sebagai korban keadaan dari skenario yang dirancang Irjen Ferdy Sambo selaku Eks Kadiv Propam Polri itu membuat skenario kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Beigadir J seakan-akan terjadi dari peristiwa tembak-menembak.

“Peristiwa ini sesuatu yang sangat disesalkan, tapi bukan Bripka RR (Ricky Rizal) yang berbuat, dia korban keadaan,” kata pengacara Bripka Ricky Rizal Wibowo, Erman Umar, usai mendampingi Bripka Ricky Rizal menjalani pemeriksaan, di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis, (9/9)

Menurut dia, kliennya lebih tepat dijadikan saksi, karena tidak memiliki niat jahat melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. “Kalau menurut saya, posisi klien saya pantasnya sebagai saksi, pertama dia tidak punya mens rea (niat jahat), disuruh nembak tidak berani dia,” kata dia.

Dia juga mengklaim kliennya tidak menerima uang yang dijanjikan Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi, usai penembakan.

Menurut dia, uang pemberian Ferdy Sambo itu diberikan tiga hari setelah kejadian penembakan. Dalam keterangannya, uang itu bukan terkait Brigadir J, tetapi pemberian Ferdy Sambo atas kerjanya menjaga Putri Candrawathi.

Namun, Erman menyangkal kliennya belum menerima uang tersebut. “Oh (uang) tidak ada, itu setelah kejadian. Setelah skenario, Pak Sambo sampaikan ini ada uang, dalam BAP yang saya baca, uang itu diberikan karena kalian sudah menjaga ibu, bukan karena masalah bayaran penembakan. Tapi itu bisa saja, kalau Sambo bisa seperti itu, tapi keterangan itu berbeda-beda,” ujar dia.

Dia juga mengungkapkan kliennya tidak mengetahui adanya peristiwa pelecehan Putri Candrawathi di Magelang. Saat kejadian, kliennya sedang perjalanan ke sekolah anak Ferdy Sambo bersama Bharada Richard Eliezer.

181