Home Regional Lomba Unik Ala Peternak, Balapan Gendong Rumput Hingga Lempar Sabit

Lomba Unik Ala Peternak, Balapan Gendong Rumput Hingga Lempar Sabit

Jepara, Gatra.com - Sebagai rangkaian kegiatan Jambore ke-3 Pangon, kelompok Tani ternak yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Petani/Peternak (BUMP) Pangon Maliter Makmur (Panglima) menggelar lomba unik dan nyeleneh.

 

Kegiatan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara ini, dilaksanakan di Lokasi Wisata Pantai Bandengan Jepara, Jawa Tengah, pada Sabtu (10/9).

 

Selain perkemahan sehari semalam, mereka menggelar berbagai lomba unik yang jarang ditemui di masyarakat. Berbagai lomba unik tersebut, yaitu lomba lari estafet antar kelompok tani, lomba lempar sabit, hingga lomba mengikat dan angkut pakan ternak (rumput) disertai balap motor.

 

Dalam estafet kali ini, satu tim terdiri dari 5 orang. Mereka secara bergantian (estafet) menggendong beban berupa pakan ternak yang sudah diikat rapi. Siapa yang cepat sampai di garis finish mereka adalah pemenangnya.

 

Dalam lomba tersebut, tidak sedikit para peserta yang terjatuh karena harus berlari saat membawa beban yang cukup berat. Rata-rata peserta jatuh karena tidak bisa mengendalikan keseimbangan tubuhnya. Mereka harus berlari membawa segebong rumput di atas pundak.

 

Selain itu, ada lomba menata dan mengikat rumput. Setelah diikat rapi, rumput harus dinaikkan ke atas sepeda motor dan dibawa melaju dengan kecepatan tinggi.

 

Siapa yang cepat menyentuh garis finish ditetapkan sebagai pemenang. Terkahir, yaitu lomba melempar sabit. Siapa yang paling mendekati sasaran bambu, dialah yang menjadi pemenang.

 

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Jepara Mudhofir mengatakan, kegiatan Jambore ke-3 menjadi ajang berkumpulnya para peternak di Jepara. Mereka menggelar beragam lomba untuk menjalin keakraban antar peternak dari berbagai wilayah.

 

"Semua lomba ini adalah yang setiap hari yang mereka lakukan. Seperti memotong dan mengangkat rumput, membawa rumput dengan sepeda motor," ujarnya, Minggu (11/9).

 

Salah satu peserta, Andre peternak asal Desa Banyumanis, Kecamatan Donorojo mengaku senang dengan Jambore Pangon ini. Salah satu kunci kemenangannya adalah semangat dan kekompakan.

 

"Cukup sulit, Mas. Waktu mengangkat pertama kali rumput ke atas pundak, kemudian harus berlari dengan keseimbangan," ungkapnya.

 

Andre berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun. Selain bertukar informasi, juga bisa saling sharing inovasi pertanian dan Peternakan di Jepara.